Topik.id — Musim hujan diprediksi kembali menyapa sejumlah wilayah Indonesia mulai Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan datangnya musim hujan akan berlangsung secara bertahap setelah Indonesia melewati puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus hingga September.
Prediksi tersebut disampaikan Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers secara daring di Jakarta pada Kamis (30/7). Menurutnya, secara umum musim kemarau 2026 akan mulai berakhir pada pertengahan Oktober.
“Pada umumnya musim kemarau tahun 2026 di Indonesia akan berakhir di sekitar pertengahan bulan Oktober,” ujar Ardhasena dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Kamis (30/7).
Berakhirnya musim kemarau tidak serta-merta membuat seluruh wilayah Indonesia langsung memasuki musim hujan. Peralihan musim diperkirakan berlangsung secara bertahap, dengan wilayah Indonesia bagian barat menjadi kawasan yang lebih dulu merasakan datangnya hujan.
Setelah itu, cakupan wilayah yang memasuki musim hujan diperkirakan semakin meluas. Memasuki November 2026, hujan diprediksi mulai lebih merata di berbagai daerah, termasuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa.
Artinya, Oktober menjadi periode awal peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. Sementara November diperkirakan menjadi fase ketika musim hujan mulai semakin meluas ke wilayah-wilayah lainnya.
Ardhasena menjelaskan, indikasi tersebut juga terlihat dalam peta prakiraan iklim BMKG. Pada peta untuk Oktober dan November, terdapat warna kuning yang menunjukkan mulai kembalinya kondisi hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
“Bulan Oktober dan November kita mulai muncul warna kuning yang menunjukkan bahwa hujan di wilayah Indonesia mulai normal walaupun juga kita lihat di bulan November itu hujan di Pulau Jawa misalkan, masih di bawah normal, tapi hujannya sudah mulai datang dan masuk ke wilayah Jawa,” jelasnya.
Meski hujan mulai datang, kondisi pada awal musim hujan tidak berarti seluruh wilayah langsung mengalami curah hujan tinggi. BMKG memperkirakan masih terdapat daerah yang mengalami curah hujan di bawah normal, termasuk sebagian wilayah Jawa pada November.
Dengan demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca dan iklim BMKG, terutama selama periode peralihan musim. Perubahan dari kemarau menuju musim hujan juga dapat berlangsung berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Musim Hujan 2026 Berlangsung di Tengah El Nino
Prakiraan musim hujan tahun ini juga menarik perhatian karena berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino. Fenomena iklim tersebut diprediksi masih bertahan hingga awal 2027 dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Desember 2026.
El Nino dikenal dapat memicu kondisi yang lebih kering di Indonesia. Namun, BMKG menilai fenomena tersebut tidak secara otomatis akan membuat musim hujan 2026 mengalami dampak yang sama seperti kejadian El Nino pada tahun-tahun sebelumnya.
Ardhasena mengatakan pengaruh El Nino terhadap kondisi cuaca di Indonesia sangat bergantung pada sejumlah faktor, salah satunya kondisi suhu laut di sekitar wilayah Indonesia.
“Dampak El Nino di Indonesia itu juga sangat bergantung dengan bagaimana kondisi panasnya laut di sekitar wilayah Indonesia. Jadi tidak serta-merta dampaknya akan persis sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” tutur Ardhasena.
Menurutnya, setiap kejadian El Nino memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, dampak yang ditimbulkan terhadap Indonesia juga tidak selalu sama dari satu periode ke periode lainnya.
“Tidak ada satu kejadian El Nino yang selalu sama dengan El Nino tahun sebelumnya,maupun juga tidak ada dampak yang selalu sama dengan kejadian El Nino-El Nino selanjutnya,” imbuhnya.
BMKG memperkirakan pengaruh El Nino akan lebih terasa ketika Indonesia memasuki puncak musim kemarau. Sementara itu, memasuki musim hujan, dampaknya tidak serta-merta membuat seluruh wilayah mengalami kondisi yang sama.
Berdasarkan prediksi tersebut, musim hujan 2026 diperkirakan mulai datang pada Oktober dan kemudian semakin meluas pada November. Wilayah Indonesia bagian barat diprediksi menjadi kawasan yang lebih dulu memasuki musim hujan, sebelum hujan mulai merata ke wilayah lainnya, termasuk sebagian besar Pulau Jawa.
Ikuti Topik.id

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.