— Mantan pesepakbola Prancis, Christophe Dugarry, melontarkan kritik tajam terhadap Julian Alvarez. Dugarry menilai Alvarez tidak menunjukkan rasa hormat kepada Atletico Madrid dan tidak belajar dari pengalaman serupa yang pernah dialami Antoine Griezmann.

Pernyataan terbuka Julian Alvarez mengenai keinginannya untuk pindah ke Barcelona telah memicu kemarahan besar dari para pendukung Atletico Madrid. Situasi memuncak ketika Alvarez dicemooh oleh suporter saat pertandingan kandang Atletico melawan Villarreal di Civitas Metropolitano pada akhir pekan lalu.

“Saya pikir… maaf, pemain dan rombongannya itu idiot. Bagaimana bisa dia mengatakan ‘Saya ingin meninggalkan klub’ seperti itu? Apakah dia bodoh atau apa? Cara terbaik untuk pergi bukanlah dengan melakukan itu,” ujar Dugarry dalam sebuah program di RMC.

Dugarry menambahkan, “Tetapi diamlah! Bersikaplah rendah hati, bersikaplah cerdas dalam berkomunikasi. Orang-orang di sekitarnya, komunikatornya, agennya… Singkatnya, semua orang di sekitarnya Anda.”

Dugarry, yang sempat bermain untuk Barcelona pada tahun 1997, membandingkan situasi Alvarez dengan kasus Antoine Griezmann. Griezmann pernah mengalami perlakuan serupa dari suporter Atletico akibat caranya meninggalkan klub menuju Barcelona.

Griezmann sempat menyatakan komitmennya untuk bertahan di Atletico pada tahun 2018, namun setahun kemudian ia pindah ke Barcelona setelah klausul pelepasannya ditebus. Hubungan Griezmann dengan suporter Atletico baru membaik setelah ia kembali ke klub pada tahun 2021.

Di sisi lain, Griezmann dilaporkan masih menyimpan rasa bersalah terhadap suporter Atletico. Ia berulang kali meminta maaf kepada para pendukung klub sebelum akhirnya hengkang ke Orlando City beberapa bulan lalu.

“Untuk apa dia melakukan ini? Apakah dia tidak melihat apa yang terjadi dengan Griezmann? Tidakkah dia mengenal para petinggi klub dan para suporter? Apa maksud dari sikap dan cara bicaranya seperti itu?” Dugarry mempertanyakan lebih lanjut.