Topik.id — Garmin memperbarui lini smartwatch premiumnya dengan memperkenalkan Fenix 9 dan Fenix 9 Pro pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kedua perangkat tersebut menjadi penerus Fenix 8 dan Fenix 8 Pro dengan membawa peningkatan pada pemantauan olahraga, layar, kapasitas penyimpanan, hingga daya tahan baterai.
Salah satu perhatian utama Garmin pada generasi baru ini adalah kemampuan membaca stamina pengguna. Melalui Stamina Zones dan Stamina Curves, Fenix 9 Series dirancang untuk membantu pengguna mengatur intensitas latihan sekaligus memperkirakan kemampuan tubuh bertahan dalam aktivitas fisik.
Garmin Fenix 9 Bawa Layar AMOLED dan Memori Lebih Besar
Garmin Fenix 9 menggunakan layar AMOLED 1,4 inci beresolusi 454 × 454 piksel. Panel tersebut dilindungi Sapphire Crystal dan diklaim mampu menghasilkan tingkat kecerahan dua kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Perusahaan juga meningkatkan kapasitas penyimpanan dari 32 GB pada generasi sebelumnya menjadi 64 GB. Tambahan kapasitas tersebut mendukung sistem peta terbaru yang membuat proses menggeser peta diklaim 30 persen lebih cepat.
Untuk penggunaan sehari-hari, baterai Fenix 9 dapat bertahan hingga 16 hari dalam mode smartwatch. Perangkat ini juga mendukung GPS multi-band, SatIQ, Bluetooth, ANT Plus, serta Wi-Fi.
Ketahanan menjadi salah satu karakter utama smartwatch tersebut. Garmin memberikan rating 10 ATM dan menyebut Fenix 9 dapat digunakan untuk aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter.
Sejumlah sensor turut tersedia, termasuk Garmin Elevate untuk pemantauan detak jantung, Pulse Ox, altimeter barometrik, kompas, giroskop, akselerometer, dan termometer.
Garmin juga menyediakan fitur Perspective View untuk membantu menampilkan informasi peta secara lebih detail. Ada pula Garmin Epic yang dapat digunakan untuk merangkai cerita dari berbagai aktivitas pengguna.
Garmin Fenix 9 Pro Tawarkan Material Titanium
Garmin Fenix 9 Pro hadir sebagai pilihan dengan sejumlah fitur tambahan. Untuk pertama kalinya dalam keluarga Fenix, model Pro menggunakan casing berbahan titanium.
Versi 47 mm membawa layar AMOLED 1,4 inci dengan resolusi 454 × 454 piksel dan perlindungan Sapphire Crystal. Tingkat kecerahannya mencapai 3.000 nit.
Kapasitas penyimpanannya tetap 64 GB, tetapi daya tahan baterainya lebih panjang hingga 18 hari dalam mode smartwatch. Garmin menyediakan Fenix 9 Pro dalam tiga ukuran, yakni 43 mm, 47 mm, dan 51 mm.
Model 51 mm menarik perhatian karena menjadi smartwatch Garmin pertama yang menggunakan layar AMOLED 1,5 inci. Ukuran tersebut disebut 15 persen lebih besar dibandingkan Fenix 8, tetapi tetap menggunakan ukuran casing yang sama.
Beberapa konfigurasi Fenix 9 Pro juga menawarkan kemampuan pengisian daya menggunakan tenaga surya.
Fitur Keselamatan dan Stamina Jadi Andalan
Garmin menyematkan kemampuan keselamatan tambahan pada Fenix 9 Pro melalui InReach. Fitur tersebut memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan keluarga atau meminta bantuan darurat menggunakan koneksi satelit atau LTE.
Perangkat ini juga memiliki lampu LED dengan pilihan cahaya hijau. Lampu tersebut dirancang agar pengguna dapat mempertahankan kemampuan melihat dalam kondisi malam ketika membutuhkan penerangan.
Sementara untuk olahraga, kedua model mendapatkan Stamina Zones. Sistem ini membagi intensitas latihan ke dalam lima zona berdasarkan kondisi fisik pengguna.
Pembagian tersebut dapat membantu menentukan intensitas yang sesuai dengan target latihan sehingga pengguna tidak terlalu cepat menghabiskan tenaga.
Ada pula Stamina Curves yang memperkirakan berapa lama stamina dapat bertahan ketika pengguna berada pada tingkat intensitas tertentu. Bagi pelari dan pesepeda, informasi ini dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan pace selama aktivitas.
Harga Garmin Fenix 9 dan Garmin Fenix 9 Pro
Di Amerika Serikat, Garmin Fenix 9 dijual mulai 1.000 dolar AS atau sekitar Rp17,6 juta untuk ukuran 43 mm dan 47 mm. Versi 51 mm dibanderol 1.100 dolar AS atau sekitar Rp19,4 juta.
Fenix 9 Pro memiliki harga awal 1.100 dolar AS atau sekitar Rp19,4 juta untuk ukuran 43 mm dan 47 mm. Sementara varian 51 mm menjadi model termahal dengan harga 1.200 dolar AS atau sekitar Rp21,2 juta.
Untuk pasar Indonesia, kedua smartwatch tersebut berpeluang hadir. Garmin Indonesia sudah mencantumkan Fenix 9 dan Fenix 9 Pro di situs resminya dengan status “Segera Hadir”.
Namun, Garmin belum mengungkap tanggal peluncuran maupun harga resminya di Indonesia. Pengguna di Tanah Air masih perlu menunggu informasi lanjutan mengenai ketersediaan kedua smartwatch tersebut.
Ikuti Topik.id
