— Gustavo Almeida secara resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Persija Jakarta. Keputusan ini datang murni dari dirinya sendiri, didasari pertimbangan pribadi untuk mencari tantangan baru.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Gustavo menyampaikan rasa berat hati untuk berpisah dengan klub yang telah dibelanya selama tiga musim terakhir. “Sulit rasanya menemukan kata-kata untuk mengawali ini… Saya selalu tahu hari ini akan tiba. Saya hanya tidak tahu kapan. Dan mungkin kita tidak pernah benar-benar siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada tempat di mana kita telah mengalami begitu banyak hal,” tulisnya.

Selama berseragam Persija, striker asal Brasil ini kerap menjadi andalan di lini depan. Namun, kariernya diwarnai dengan berbagai cedera yang membuatnya harus absen dalam beberapa pertandingan krusial.

Gustavo mengungkapkan bahwa pengalamannya di Persija penuh dengan dedikasi, impian, tantangan, kemenangan, serta pelajaran berharga. “Ada tahun-tahun yang penuh dedikasi, impian, tantangan, tujuan, kemenangan, masa-masa sulit, pelajaran, dan yang terpenting, sebuah kisah yang akan selalu saya bawa selamanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gustavo menegaskan bahwa keputusannya untuk mengakhiri babak bersama tim Ibu Kota adalah murni atas kehendaknya. “Keputusan untuk menutup babak ini adalah keputusan saya sendiri. Itu bukan keputusan yang mudah, namun saya belajar bahwa dalam hidup maupun sepak bola, kita harus memahami kapan saatnya untuk melangkah maju. Di lubuk hati terdalam, saya merasa inilah saatnya untuk menyambut tantangan baru, menulis babak baru, dan terus mengejar impian saya,” tuturnya.

Tidak lupa, Gustavo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh suporter Persija, The Jakmania, atas dukungan yang tak henti selama tiga musim. “Terima kasih atas setiap nyanyian, setiap pesan, setiap pelukan, setiap perayaan, dan atas segala momen yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri. Cinta dan dukungan kalian akan selamanya memiliki tempat di hati saya,” ungkapnya.

Gustavo menambahkan bahwa ia mengucapkan selamat tinggal kepada klub, namun tidak pada kisah yang telah terukir bersama. Ia merasa pergi dengan hati yang damai dan akan membawa kenangan indah ke klub berikutnya. “Terima kasih untuk segalanya. Sungguh sebuah kehormatan. Sungguh istimewa. Sungguh tak terlupakan. Selamanya bersyukur. Sampai jumpa lagi,” tutupnya.