— Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan tengah menyiapkan peran baru bagi bek Trent Alexander-Arnold di klubnya. Rencana ini mencakup potensi pengujian pemain asal Inggris tersebut di lini tengah tim.

Menurut laporan Mario Cortegana dari The Athletic, Mourinho dan staf pelatihnya menilai Alexander-Arnold memiliki fleksibilitas yang tinggi, mampu memberikan kontribusi lebih dari sekadar posisi bek kanan.

Alexander-Arnold diproyeksikan tetap menjadi starter reguler, namun Mourinho ingin mengeksplorasi bagaimana visi dan akurasi umpannya dapat dimanfaatkan secara optimal di area yang lebih sentral. Eksperimen ini tidak dimaksudkan sebagai perubahan posisi permanen, melainkan sebagai senjata taktis tambahan untuk menciptakan peluang bagi para penyerang.

Pemain yang membangun reputasi sebagai bek kanan kreatif itu memang kerap dipertanyakan kemampuannya untuk bermain sebagai gelandang. Mourinho terbuka untuk menguji kemungkinan tersebut di Real Madrid, dengan tujuan melihat bagaimana Alexander-Arnold menjalankan peran tersebut sebelum beralih ke lini tengah pada fase pertandingan tertentu.

Skema ini memungkinkan Alexander-Arnold menambah kekuatan di lini tengah tanpa meninggalkan posisi awal sebagai bek kanan. Dari sana, ia diharapkan dapat membantu aliran bola tim sekaligus menemukan pemain depan di area berbahaya.

Mourinho menilai jangkauan umpan Alexander-Arnold dapat menjadi aset berharga dalam membangun serangan, terutama dengan adanya Vinicius, Kylian Mbappe, dan Khvicha Kvaratskhelia sebagai target potensial di lini depan.

Peran di lini tengah lebih dilihat sebagai variasi taktik dalam sistem permainan Real Madrid, bukan perubahan posisi penuh. Fleksibilitas Alexander-Arnold menjadikannya pemain kunci dalam skema taktik Mourinho musim ini.

Rencana ini juga menunjukkan tingginya apresiasi Mourinho terhadap Alexander-Arnold. Ia bahkan dilaporkan meminta klub untuk mendatangkan bek kanan lain, seperti Denzel Dumfries, bukan untuk menggantikan Alexander-Arnold, melainkan untuk menciptakan persaingan yang sehat. Alexander-Arnold sendiri diprediksi tetap memegang peran penting sebagai starter.

Alexander-Arnold dilaporkan menikmati awal kariernya di Real Madrid di bawah asuhan Mourinho, digambarkan sebagai individu yang fokus, pekerja keras, dan ambisius, namun tetap rendah hati dan pemalu. Ia memanfaatkan waktu istirahat lebih panjang karena tidak masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia untuk mempersiapkan diri, yang terbukti dalam penampilannya di dua dari empat laga pramusim Real Madrid.