Topik.id — Samsung kembali menguji sistem operasi terbarunya dengan menggulirkan One UI 9 Beta 6 untuk keluarga Galaxy S26. Pembaruan ini datang sekitar dua minggu setelah beta kelima dan menjadi salah satu tahap lanjutan yang dipersiapkan Samsung sebelum One UI 9 memasuki fase rilis stabil.
Tidak sekadar membawa perbaikan dari versi sebelumnya, Samsung turut menyisipkan sebuah opsi baru yang berkaitan dengan AI Select. Fitur tersebut memberikan cara akses tambahan melalui Edge panels, sekaligus memungkinkan pengguna mengatur apakah gestur tekan lama akan memicu AI Select secara otomatis.
One UI 9 Beta 6 Bawa Sejumlah Perbaikan
One UI 9 Beta 6 memiliki ukuran sekitar 851 MB. Samsung menyertakan security patch 5 Agustus 2026 dalam paket pembaruan tersebut.
Distribusi awal dilakukan untuk pengguna yang mengikuti program beta di beberapa negara, yakni Jerman, India, Polandia, Inggris, dan Korea Selatan. Amerika Serikat juga disebut akan mendapatkan pembaruan tersebut dalam waktu dekat.
Galaxy S26 yang telah memasang pembaruan ini akan menggunakan build ZZHE. Samsung memanfaatkan versi beta terbaru untuk memperbaiki sejumlah persoalan yang ditemukan selama pengujian sebelumnya.
Salah satu pembenahan menyasar widget Now Brief dan home screen yang sebelumnya dapat mengalami gangguan tampilan. Samsung juga memperbaiki masalah ketika pengguna menyimpan foto menggunakan Expert RAW 24MP pada focal length tertentu.
Widget kamera yang sebelumnya mengalami kendala juga masuk dalam daftar perbaikan. Dengan semakin banyaknya bug yang ditangani, versi beta terbaru ini diarahkan untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih stabil.
Pembaruan tersebut juga menjadi indikasi bahwa Samsung masih mengumpulkan masukan pengguna sebelum menentukan versi final One UI 9. Pada tahap pengujian seperti ini, perbaikan kecil sekalipun dapat menjadi penting karena menyangkut fungsi yang digunakan setiap hari.
Gestur Baru untuk Memanggil AI Select
Perubahan yang cukup menarik justru ditemukan pada bagian Edge panels. Samsung kini menyediakan opsi “Touch and hold for AI select” di Settings > Display > Edge panels.
Apabila pengaturan tersebut diaktifkan, pengguna dapat menekan dan menahan jendela peek pada Edge panel untuk menjalankan AI Select. Sebaliknya, ketika toggle dimatikan, gestur tekan lama tidak akan menjalankan fungsi tersebut.
Samsung tampaknya menghadirkan pilihan ini untuk memberikan kontrol lebih baik kepada pengguna. Pasalnya, gestur tekan lama dapat saja dilakukan tanpa sengaja ketika pengguna sedang membuka atau berinteraksi dengan Edge panel.
Meski toggle dinonaktifkan, pengguna tetap bisa mengakses AI Select melalui shortcut yang tersedia pada Edge panel. Dengan demikian, Samsung tidak menghilangkan fitur tersebut, melainkan memberikan alternatif cara penggunaan.
AI Select merupakan fitur yang diperkenalkan sebagai penerus Smart Select. Kemampuannya memungkinkan pengguna memilih bagian tertentu dari layar dan melakukan berbagai tindakan berdasarkan konten yang dipilih.
Misalnya, teks pada layar dapat diekstrak untuk kemudian diedit. Pengguna juga dapat membuat GIF dari video yang sedang diputar atau meneruskan gambar menuju Generative Edit dan Drawing Assist.
Fungsi tersebut membuat AI Select menjadi salah satu bagian penting dari integrasi AI dalam ekosistem Galaxy. Meskipun memiliki fungsi yang sekilas mirip dengan Circle to Search milik Google, pendekatan Samsung lebih berfokus pada pemilihan konten dan tindakan lanjutan di dalam perangkat.
Samsung Persempit Jarak Menuju Versi Stabil
One UI 9 Beta 6 memperlihatkan bahwa Samsung terus memoles sistem operasi barunya melalui kombinasi perbaikan bug dan penyempurnaan fitur. Fokus pembaruan kali ini tidak terlalu besar pada perubahan visual, tetapi lebih banyak menyentuh stabilitas serta mekanisme penggunaan fitur AI.
Bagi pemilik Galaxy S26 yang mengikuti program beta di wilayah yang sudah mendapatkannya, pembaruan ini menawarkan pengalaman yang lebih matang sekaligus opsi baru untuk mengatur AI Select.
Namun, karena masih berstatus beta, pengguna tetap perlu memahami bahwa sistem dapat mengalami kendala yang belum ditemukan pada versi sebelumnya. Samsung masih memiliki ruang untuk mengubah fitur maupun mekanisme tertentu sebelum One UI 9 dirilis kepada pengguna secara umum.
Dengan hadirnya beta keenam, pengembangan One UI 9 semakin menunjukkan kemajuan. Samsung kini tinggal memastikan berbagai fungsi berjalan stabil sebelum membuka pembaruan tersebut kepada lebih banyak perangkat Galaxy.
Ikuti Topik.id
