— Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil lolos dari ancaman kekalahan pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026. Mereka harus berjuang dalam tiga gim penuh melawan pasangan Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, yang menempati peringkat 54 dunia.

Pertarungan sengit tersebut berakhir dengan skor 22-20, 14-21, 21-15 untuk kemenangan Sabar/Reza. Laga berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada Rabu (19/8/2026).

Jalannya Pertandingan yang Penuh Ketegangan

Sejak awal gim pertama, Sabar/Reza langsung mendapat tekanan dari pasangan Hong Kong yang mampu mencetak tiga poin beruntun. Meskipun sempat memecah kebuntuan, pasangan Indonesia tertinggal jauh 1-7 akibat permainan yang kurang rapi dan banyak melakukan kesalahan sendiri.

Namun, Sabar/Reza menunjukkan kebangkitan dengan meraih lima poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 6-7. Flick service dari Reza sempat membawa mereka mendekat, namun kesalahan kembali terjadi, membuat lawan unggul empat angka pada interval.

Dalam pertandingan ini, Sabar/Reza didampingi langsung oleh legenda ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, yang bertindak sebagai pelatih. Hendra terlihat fokus memantau jalannya laga dari pinggir lapangan.

Selepas jeda, ganda Hong Kong masih mempertahankan keunggulan hingga skor 14-10. Sabar/Reza sempat mendekat di angka 13-14, namun lawan kembali memperlebar jarak menjadi 19-16. Dengan permainan yang lebih sabar, Sabar/Reza akhirnya berhasil menyamakan kedudukan.

Antisipasi yang kurang sempurna dari Reza di depan net sempat menghasilkan game point untuk lawan. Namun, Sabar/Reza mampu memaksa terjadi set point sebelum akhirnya memenangkan gim pertama dengan satu kesempatan.

Gim Kedua yang Berbalik Arah

Gim kedua dimulai dengan ketat, kedua pasangan berbagi skor hingga 5-5. Sabar/Reza sempat unggul empat poin beruntun, namun Hung/Lui membalas tiga poin untuk mengubah skor menjadi 8-9. Keunggulan sempat dipertahankan Sabar/Reza hingga interval 11-8 berkat smes keras dari Reza.

Namun, situasi berbalik drastis setelah jeda. Sabar/Reza kehilangan sembilan poin berturut-turut, membuat lawan berbalik unggul telak 17-11. Pasangan Indonesia hanya mampu menambah tiga poin sebelum akhirnya kalah di gim kedua.

Kemenangan di Gim Penentu

Memasuki gim ketiga, Sabar/Reza mengawali dengan baik dan mampu memimpin lima angka pada interval setelah lawan melakukan kesalahan. Keunggulan ini terus bertahan hingga skor 18-14.

Meskipun kesalahan servis dari Sabar sempat membuat posisi belum aman, Sabar/Reza akhirnya berhasil mencapai match point dengan keunggulan lima angka dan segera menuntaskan laga untuk kemenangan mereka.