— Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, telah mengungkapkan pilihannya untuk penghargaan Ballon d’Or 2026, dengan tegas menyatakan bahwa Khvicha Kvaratskhelia adalah pemain nomor satu baginya, meskipun ia mengakui bahwa pemain PSG itu mungkin tidak akan memenangkan penghargaan tersebut.

Kroos menyoroti performa impresif Kvaratskhelia bersama Paris Saint-Germain (PSG) di musim 2025/2026. Pemain asal Georgia itu disebut sebagai bintang utama dari tim klub terbaik dunia saat ini, berhasil membawa PSG meraih gelar juara Liga Prancis dan mempertahankan trofi Liga Champions. Dalam kompetisi antarklub Eropa tersebut, Kvaratskhelia mencatatkan sepuluh gol dan tujuh assist.

Pernyataan Kroos ini berbeda dengan pandangan umum yang sering mengunggulkan megabintang seperti Lionel Messi, yang meskipun usianya sudah menginjak 39 tahun, masih disebut sebagai salah satu kandidat. Kroos secara spesifik menyatakan bahwa pemain seperti Messi, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Rodri, yang bersinar di Piala Dunia 2026, hanya menjalani “musim yang biasa-biasa saja” atau berkompetisi di “liga yang tidak signifikan” menurut pandangannya.

Meskipun Kvaratskhelia memiliki catatan gemilang di level klub, performanya di tim nasional Georgia dinilai mengecewakan. Georgia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, membuat kontribusi Kvaratskhelia di kancah internasional tidak menjadi pertimbangan utama.

Penghargaan Ballon d’Or ke-70 tahun ini dijadwalkan akan diserahkan di London, Inggris, pada 26 Oktober mendatang. Beberapa faktor yang akan dipertimbangkan dalam pemeringkatan kandidat meliputi jumlah gol, assist, kontribusi pertahanan, trofi yang diraih, momen-momen penting di musim 2025/2026 termasuk Piala Dunia 2026, serta performa umum pemain.