Topik.id — Sebanyak 41 penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pembatalan penerbangan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni sejak Minggu (6/9/2026) hingga Senin (7/9/2026). Kondisi tersebut berdampak pada ribuan penumpang yang seharusnya melakukan perjalanan dari Batam menuju Jakarta.
PT Bandara Internasional Batam (BIB) selaku pengelola Bandara Hang Nadim menyatakan pembatalan tersebut berkaitan dengan kondisi abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktur Utama PT BIB, Anang Setia Budhi, mengatakan terdapat 41 penerbangan dari Hang Nadim Batam menuju Jakarta yang dibatalkan sejak Minggu hingga Senin.
Dari jumlah tersebut, 26 penerbangan dibatalkan pada Minggu (6/9). Sementara itu, 15 penerbangan lainnya dibatalkan pada Senin (7/9).
“Total ada 41 penerbangan dibatalkan dari Hang Nadim Batam tujuan Jakarta,” ujar Anang saat dikonfirmasi pada Senin (7/9).
Pembatalan tersebut menyebabkan ribuan penumpang mengalami penundaan keberangkatan.
Jadwal Penerbangan Belum Bisa Dipastikan
Hingga Senin (7/9), PT BIB belum dapat memastikan kapan penerbangan dari Batam menuju Jakarta akan kembali beroperasi.
Anang mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi faktor alam sehingga waktu normalisasi penerbangan belum dapat diprediksi.
“Tidak bisa diprediksi karena bencana alam. Agar selalu memantau info dari PVMBG pusat untuk kondisi terkini abu vulkanik,” tuturnya.
Karena itu, calon penumpang tujuan Jakarta diminta terus memantau informasi terbaru mengenai kondisi abu vulkanik dan perkembangan penerbangan.
Rute Lain Tetap Berjalan Normal
Di tengah pembatalan penerbangan menuju Jakarta, PT BIB memastikan penerbangan dengan rute domestik dan internasional lainnya masih berjalan lancar dan normal.
Dengan demikian, gangguan penerbangan yang terjadi di Bandara Hang Nadim dalam informasi ini secara khusus berdampak pada rute penerbangan menuju Jakarta.
Pembatalan tersebut dilakukan di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap aktivitas penerbangan. Kondisi abu vulkanik menjadi faktor yang memengaruhi kepastian operasional penerbangan dari Batam menuju Jakarta.
Ikuti Topik.id
