— Acer memanfaatkan panggung IFA 2026 di Berlin, Jerman, untuk memperkenalkan jajaran perangkat terbaru dengan konsep yang berbeda dari laptop konvensional. Dua produk yang menarik perhatian adalah Acer Vero 16 dan Acer Aspire G 3D 16.

Keduanya hadir dengan pendekatan yang cukup bertolak belakang. Acer Vero 16 mengedepankan kemudahan perbaikan dan peningkatan komponen, sedangkan Aspire G 3D 16 mengandalkan teknologi SpatialLabs untuk menghadirkan pengalaman visual tiga dimensi tanpa memerlukan kacamata khusus.

Acer Vero 16 Bawa Konsep Laptop yang Lebih Mudah Diperbaiki

Image

Acer Vero 16 melanjutkan filosofi lini Vero yang selama ini mengutamakan aspek keberlanjutan. Namun, Acer tidak hanya berfokus pada penggunaan material yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga mencoba membuat laptop lebih mudah dirawat ketika mengalami kerusakan atau membutuhkan peningkatan komponen.

Salah satu fitur yang paling menarik adalah rancangan perangkat yang memungkinkan prosesor ditingkatkan hingga setidaknya dua generasi. Acer memang belum mengungkap secara rinci bagaimana proses tersebut dilakukan, tetapi pendekatan ini menunjukkan bahwa motherboard menjadi salah satu bagian penting dalam rancangan upgrade Vero 16.

Selain prosesor, sejumlah komponen lain juga dirancang agar dapat dilepas secara terpisah. Baterai, SSD, cover port, hingga bagian engsel termasuk komponen yang dapat diganti tanpa harus mengganti keseluruhan bagian utama laptop.

Menariknya, pengguna bahkan dapat membuka panel bagian bawah perangkat tanpa bantuan obeng. Rancangan tersebut membuat proses pemeriksaan dan perawatan perangkat menjadi lebih sederhana dibandingkan banyak laptop modern yang menggunakan konstruksi lebih tertutup.

Dari sisi performa, Acer Vero 16 dapat dikonfigurasi dengan prosesor hingga Core Ultra X9 388H. Laptop ini juga menawarkan RAM LPDDR5X berkapasitas hingga 32GB serta penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 512GB.

Acer menyediakan dua pilihan panel untuk Vero 16. Opsi pertama menggunakan layar OLED 16 inci dengan resolusi 2.880 × 1.800 piksel dan refresh rate 120Hz. Sementara opsi lainnya menawarkan resolusi 1.920 × 1.200 piksel dengan refresh rate 60Hz.

Untuk mendukung penggunaan sehari-hari, laptop ini dilengkapi baterai berkapasitas 71Wh. Konektivitasnya mencakup Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 7, sementara kebutuhan konferensi video ditunjang webcam 5MP dengan sensor inframerah.

Aspire G 3D 16 Hadirkan Visual 3D Tanpa Kacamata

Image

Jika Vero 16 berfokus pada aspek perawatan, Acer Aspire G 3D 16 justru mengandalkan teknologi layar sebagai daya tarik utamanya. Laptop ini dirancang untuk menampilkan konten tiga dimensi tanpa mengharuskan pengguna memakai kacamata 3D tambahan.

Perangkat tersebut menggunakan layar IPS berukuran 16 inci dengan resolusi 3.840 × 2.400 piksel dan refresh rate 120Hz. Teknologi SpatialLabs yang digunakan Acer memungkinkan layar menghadirkan efek tiga dimensi untuk konten yang kompatibel, termasuk video, game, maupun aplikasi tertentu.

Ketika digunakan untuk menampilkan konten 3D, resolusi layar berubah menjadi 1.920 × 2.400 piksel. Teknologi ini menjadi salah satu pembeda utama Aspire G 3D 16 dibandingkan laptop multimedia lainnya yang masih mengandalkan tampilan dua dimensi biasa.

Di sektor performa, Acer membekali laptop tersebut dengan AMD Ryzen AI Max+ 395 yang dipadukan dengan GPU Radeon 8060S. Konfigurasinya juga dapat dilengkapi RAM hingga 128GB dan SSD berkapasitas maksimal 2TB.

Besarnya kebutuhan daya untuk menjalankan perangkat berperforma tinggi sekaligus mendukung layar beresolusi tinggi turut diimbangi dengan baterai berkapasitas 99,9Wh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu komponen penting untuk menunjang mobilitas laptop ini.

Acer Vero 16 dijadwalkan mulai tersedia pada Desember 2026. Sementara itu, perusahaan belum mengungkap jadwal penjualan Aspire G 3D 16. Harga kedua laptop tersebut juga masih belum diumumkan.

Kehadiran keduanya memperlihatkan bagaimana Acer mencoba mengeksplorasi dua pendekatan berbeda di pasar laptop. Vero 16 menawarkan rancangan yang lebih mudah diperbaiki dan ditingkatkan, sedangkan Aspire G 3D 16 mengedepankan pengalaman visual 3D tanpa perangkat tambahan.