Topik.id — Indonesia mengamankan empat tempat di putaran final nomor speed empat jalur panjat tebing Asian Games 2026. Aditya Tri Syahria menjadi sorotan setelah mencatat waktu 4,62 detik pada babak kualifikasi sekaligus memecahkan rekor Asian Games.
Kualifikasi sektor putra berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Jepang, Rabu (30/9/2026). Selain Aditya, Veddriq Leonardo juga memastikan tiket ke fase final. Dua tempat lainnya sebelumnya diamankan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma dari sektor putri.
Aditya Tampil Tercepat di Kualifikasi
Aditya menunjukkan performa konsisten sepanjang babak kualifikasi. Ia langsung mencatat waktu 4,74 detik pada kesempatan pertama, sebelum kembali membukukan 4,70 detik pada percobaan ketiga.
Perjalanannya sempat terganggu ketika dinyatakan melakukan false start pada kesempatan kedua. Namun, Aditya mampu menjaga fokus dan tampil lebih cepat pada kesempatan terakhir.
Pada kesempatan keempat, atlet Indonesia tersebut mencatat waktu 4,62 detik. Torehan itu sekaligus membuatnya berada di posisi teratas klasifikasi kualifikasi dan menciptakan rekor baru Asian Games.
Rekor sebelumnya dimiliki Veddriq Leonardo dengan catatan 4,95 detik yang dibuat pada Asian Games Hangzhou 2022. Dengan waktu 4,62 detik, Aditya berhasil memperbaiki rekor tersebut.
Sementara itu, Veddriq mengakhiri babak kualifikasi di posisi kelima. Ia mencatat waktu terbaik 4,78 detik dan berhak melanjutkan perjuangan ke putaran final.
Desak dan Berthdigna Lolos Lebih Dulu
Dua tiket lainnya untuk Indonesia berasal dari nomor speed putri. Desak Made Rita Kusuma Dewi mengakhiri kualifikasi di posisi ketiga dengan catatan 6,29 detik.
Berthdigna Devi Surya Kusuma juga berhasil menembus putaran final setelah menempati posisi kelima dengan waktu 6,49 detik. Kualifikasi sektor putri tersebut berlangsung pada Selasa (29/9).
Posisi pertama ditempati atlet China Lijuan Deng dengan catatan 6,23 detik. Waktu tersebut sekaligus menjadi rekor Asian Games. Jimin Jeong dari Korea Selatan berada di urutan kedua dengan 6,25 detik.
Hasil ini membuat Indonesia memiliki dua wakil di sektor putri dan dua atlet di sektor putra untuk bersaing dalam perebutan medali.
FPTI Bidik Medali dari Sektor Putri
Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia atau FPTI Yenni Wahid mengatakan hasil kualifikasi tersebut masih sesuai dengan harapan tim.
“Kita berharap, pada final speed putri malam ini (Rabu), kita bisa mendapatkan medali. Mudah-mudahan kita bisa mendapat medali emas,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima detikSport.
Yenni juga menyoroti kedalaman atlet Indonesia yang tidak hanya mengandalkan pemain senior. Menurutnya, Indonesia memiliki sejumlah atlet muda dengan catatan waktu yang mampu bersaing.
“Kita punya banyak stok baik senior yang salah satunya tampil dan dapat medali Olimpiade, dan juga junior yang catatan waktunya melebihi atlet senior,” imbuhnya.
Lawan Indonesia di Putaran Final
Pada putaran final sektor putri, Berthdigna dijadwalkan tampil di heat kedua. Ia akan menghadapi Eilin Tan dari Singapura, Yafei Zhou dari China, dan Adeliya Utesheva dari Kazakhstan.
Desak berada di heat keempat. Lawan yang akan dihadapinya adalah Tamara Ulzhabayeva dari Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, dan Jeanette Frances Koh dari Singapura.
Sementara itu, putaran final sektor putra baru berlangsung Kamis (1/10). Aditya menempati heat pertama babak perempat final. Ia akan bersaing dengan Jinyong Jo dari Korea Selatan, Shuto Fujino dari Jepang, serta Chi Fung Au dari Hong Kong.
Veddriq berada di heat kedua bersama Amir Maimuratov dan Damir Toktarov dari Kazakhstan serta Ezell Qing Wei Low dari Singapura.
Dengan empat wakil yang telah memastikan tempat di putaran final, Indonesia masih memiliki peluang menambah perolehan medali dari nomor speed empat jalur panjat tebing Asian Games 2026.
