Topik.id — Aistaland, merek kolaborasi antara GAC Group dan Huawei, secara resmi membuka pra-penjualan untuk model terbarunya, GX7, pada Jumat (4/9/2026). Langkah ini menandai perluasan portofolio Aistaland dari segmen shooting brake ke pasar SUV keluarga yang lebih luas.
Harga dan Varian Aistaland GX7
Aistaland GX7 hadir eksklusif sebagai kendaraan listrik jangkauan diperpanjang (EREV). Harga pra-penjualan untuk SUV berkapasitas lima penumpang ini berkisar antara 249.900 yuan hingga 311.900 yuan, mencakup tiga varian berbeda. Peluncuran resmi dan tanggal pengiriman model ini diperkirakan akan dilakukan pada musim gugur tahun ini.
Varian rear-wheel drive Ultra ditawarkan dengan harga pra-penjualan 249.900 yuan. Sementara itu, versi all-wheel drive dengan dua motor dibanderol 269.900 yuan, dan varian tertinggi dengan tiga motor all-wheel drive dijual seharga 311.900 yuan.
Dimensi dan Pesaing
Aistaland GX7 memiliki dimensi panjang 5.099 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.750 mm, dengan jarak sumbu roda 3.070 mm. Ukuran ini menempatkannya bersaing langsung dengan model-model populer di segmen SUV keluarga, seperti Aito M7, Li L6 dari Li Auto, dan Xiaomi SU7.
Teknologi Canggih dan Sistem Bantuan Pengemudi
Keunggulan utama Aistaland GX7 terletak pada teknologi pintarnya. SUV ini menjadi salah satu model pertama yang mengadopsi sistem bantuan pengemudi Huawei Qiankun ADS 5. Kendaraan ini dilengkapi dengan 4 unit LiDAR dan 38 perangkat sensor canggih.
Konfigurasi perangkat kerasnya mencakup satu unit LiDAR 896-channel, dual-optical-path, image-grade, serta tiga unit LiDAR solid-state presisi tinggi. Aistaland mengklaim GX7 menggunakan arsitektur redundansi delapan lapis yang dirancang untuk pengemudian otonom level L3. Fitur bantuan pengemudi meliputi parking space-to-parking space 3.0, parkir jarak jauh setelah penumpang turun, dan keluar dari area parkir yang dikontrol melalui gestur.
Interior dan Hiburan
Bagian kokpit GX7 mengintegrasikan sistem HarmonySpace 6 dengan dua layar berukuran 15,6 inci. Kursi belakang dapat dilipat rata dalam waktu 20 detik, menciptakan permukaan datar seluas 180 derajat. Fitur hiburan lainnya termasuk layar proyeksi dalam kabin 32 inci, layar proyeksi luar ruangan 46 inci, dan sistem audio Huawei Sound dengan 21 speaker independen.
Performa dan Baterai
Kendaraan ini ditenagai oleh range extender 1.5T dan menawarkan tiga pilihan tata letak powertrain: penggerak roda belakang satu motor, penggerak semua roda dua motor, dan penggerak semua roda tiga motor. Varian tiga motor memiliki output puncak 550 kW dan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 3,9 detik. Dua varian lainnya mencatat waktu 7,6 detik dan 4,9 detik untuk sprint yang sama.
Semua varian menggunakan baterai dari CATL, dengan pilihan baterai lithium ferro-phosphate 52 kWh dan baterai lithium ternary 67 kWh. Platform 800 volt mendukung pengisian daya cepat 5C, memungkinkan baterai terisi dari 30% hingga 80% dalam waktu kurang dari 10 menit. Jangkauan CLTC untuk baterai berkisar antara 325 km hingga 385 km, sementara jangkauan gabungan mencapai 1.500 km hingga 1.580 km.
Posisi Aistaland di Pasar
Aistaland merupakan salah satu merek yang dikembangkan Huawei melalui model kolaborasi baru dengan produsen otomotif China. Tim Huawei ditempatkan di Guangzhou untuk bekerja sama dengan staf Aistaland, sementara GAC bertanggung jawab atas pengembangan dan manufaktur kendaraan.
Model pertama Aistaland, GT7, diluncurkan pada 26 Juni 2026, namun penjualannya dilaporkan masih terbatas. Data dari GAC menunjukkan Aistaland menjual 2.658 kendaraan pada Juli, namun angka tersebut turun 58,62% menjadi 1.100 unit pada Agustus. Pasar SUV yang ditargetkan GX7 jauh lebih besar dibandingkan segmen shooting-brake GT7, menjadikan model baru ini krusial bagi upaya Aistaland untuk meningkatkan volume penjualan.
Ikuti Topik.id
