Topik.id — Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mendesak operator liga, I.League, untuk menuntaskan tunggakan gaji pemain yang mencapai Rp14 miliar sebelum bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Masalah ini menjadi sorotan karena dianggap menghambat upaya peningkatan kualitas liga.
Legal Officer APPI, Muhammad Agus Riza Hufaida, menyoroti bahwa persoalan tunggakan gaji masih kerap terjadi di berbagai strata kompetisi sepak bola Indonesia, termasuk Liga 1 (Super League). Ia menekankan bahwa isu mendasar seperti gaji pemain seharusnya sudah terselesaikan.
“Kami ingin menyampaikan evaluasi di musim 2025/2026, yang kami sayangkan adalah ketika berpikir liga naik kelas, tapi masalah gaji masih terjadi di Liga 1 [Super League]. Ketika bawa-bawa liga naik kelas, tapi masalah dasar seperti itu masih ada. Harusnya ini sudah kita tinggalkan sejak lama,” ujar Agus dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (31/8).
Dampak Tunggakan Gaji pada Performa Klub
Agus berpendapat, manajemen klub peserta seharusnya dapat memitigasi masalah gaji mengingat jadwal kompetisi telah disusun secara matang oleh I.League. Ia mengingatkan bahwa tunggakan gaji yang berlarut-larut dapat berdampak negatif pada performa tim.
Contoh nyata dari dampak ini adalah degradasi PSBS Biak ke Championship 2026/2027. Menurut Agus, masalah gaji di klub tersebut sudah terjadi empat bulan sebelum musim berakhir. APPI telah memberikan peringatan, namun solusi belum juga tercapai hingga akhir musim.
“PSBS Biak ini masalahnya empat bulan sebelum musim berakhir sudah terjadi [tunggakan gaji]. Kami sudah memperingatkan bahwa itu bisa dicegah, tapi sampai ujung belum ada solusinya,” jelas Agus.
Harapan APPI untuk Musim Depan
Hingga kurang dari sepekan sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai, APPI masih menerima laporan terkait masalah upah pemain. Agus berharap persoalan gaji ini dapat segera diselesaikan dan tidak terulang di musim mendatang.
“Kami berharap masalah gaji itu sudah bisa kita tinggalkan dan tidak terjadi lagi di musim depan, terkait liga kita untuk naik kelas,” katanya dalam diskusi bertema ‘Membawa Liga Naik Kelas’.
Agus menambahkan, total kasus tunggakan gaji yang ditangani APPI hingga saat ini mencapai 28 klub dengan 303 pemain yang terdampak, dengan total nilai mencapai Rp14 miliar.
Ikuti Topik.id
