— Apple mulai merealisasikan rencana monetisasi Apple Maps dengan menghadirkan iklan kepada sebagian pengguna iPhone. Fitur tersebut kini memasuki tahap peluncuran bertahap di Amerika Serikat dan Kanada, beberapa bulan setelah Apple pertama kali mengumumkan rencana tersebut.

Iklan yang muncul untuk tahap awal berupa daftar bisnis bersponsor. Kehadiran fitur ini menandai perubahan pada Apple Maps, yang selama ini lebih dikenal sebagai layanan navigasi dan pencarian lokasi tanpa ruang promosi bisnis seperti yang kini mulai diperkenalkan.

Iklan Apple Maps Mulai Digulirkan ke Pengguna iPhone

Apple sebelumnya mengungkap rencana menghadirkan iklan di Apple Maps pada Maret 2026. Rencana tersebut menjadi bagian dari Apple Business, sebuah inisiatif yang menggabungkan sejumlah perangkat dan layanan untuk membantu bisnis serta merek mengelola keberadaan mereka di ekosistem Apple.

Pada saat pengumuman, Apple menargetkan musim panas 2026 sebagai periode awal untuk memperkenalkan iklan tersebut. Target itu kini mulai direalisasikan dengan kemunculan iklan pada perangkat iPhone di Amerika Serikat dan Kanada.

Meski sudah mulai tersedia, tidak semua pengguna di kedua negara langsung mendapatkan fitur tersebut. Apple menerapkan mekanisme distribusi bertahap sehingga jumlah pengguna yang melihat iklan kemungkinan akan bertambah seiring perluasan peluncuran.

Informasi mengenai tahap awal ini dikonfirmasi Apple kepada 9to5Mac. Menurut perusahaan, proses pengaktifan iklan telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Dua Lokasi Menjadi Tempat Munculnya Iklan

Apple menempatkan iklan di dua bagian utama dalam aplikasi Maps. Salah satunya dapat ditemukan ketika pengguna mengetuk kolom pencarian sebelum memasukkan kata kunci tertentu.

Penempatan lainnya berada di halaman hasil pencarian. Namun, Apple tidak akan memasukkan iklan secara sembarangan ke setiap hasil pencarian.

Perusahaan menyatakan iklan dalam hasil pencarian hanya ditampilkan ketika dianggap relevan dengan kebutuhan pencarian pengguna. Dengan pendekatan tersebut, bisnis yang membayar promosi tidak otomatis mendapatkan ruang pada seluruh jenis pencarian.

Untuk tahap awal, bentuk iklan yang diperkenalkan adalah daftar bisnis bersponsor. Format ini memungkinkan bisnis mendapatkan posisi yang lebih menonjol ketika pengguna mencari lokasi atau layanan tertentu melalui Apple Maps.

Apple Terapkan Aturan Ketat untuk Bisnis Pengiklan

Peluncuran iklan Apple Maps juga disertai kebijakan khusus mengenai kategori bisnis yang diperbolehkan memasang promosi. Apple mengatakan sistemnya dirancang dengan mempertimbangkan privasi pengguna.

Beberapa jenis bisnis bahkan dilarang beriklan melalui Apple Maps. Salah satunya adalah layanan penjaminan pembebasan tahanan. Bisnis yang menawarkan mesin ATM mata uang kripto juga masuk dalam kategori yang tidak diperbolehkan.

Apple turut melarang iklan untuk layanan rumah tangga. Sementara kategori medis memiliki aturan berbeda. Iklan dari bisnis medis tidak secara otomatis ditolak, tetapi setiap materi promosi harus melewati proses evaluasi secara individual.

Aturan tersebut menunjukkan bahwa Apple memilih pendekatan yang lebih selektif dalam menentukan bisnis yang dapat menggunakan ruang iklan di Maps.

Apple Maps Mulai Jadi Kanal Promosi Bisnis

Masuknya iklan ke Apple Maps memberikan dimensi baru terhadap layanan pemetaan milik Apple. Aplikasi yang sebelumnya berfungsi terutama sebagai alat navigasi, pencarian lokasi, dan informasi bisnis kini mulai menyediakan ruang komersial bagi perusahaan.

Bagi pemilik bisnis, kemunculan iklan bersponsor dapat membuka peluang baru untuk menjangkau pengguna ketika mereka sedang mencari lokasi atau layanan tertentu. Namun, distribusinya masih terbatas pada Amerika Serikat dan Kanada.

Apple juga belum memperluas fitur tersebut secara global. Untuk sementara, pengguna di luar kedua negara tersebut belum termasuk dalam tahap awal peluncuran.

Kebijakan privasi yang ketat juga menjadi pembeda dalam implementasi iklan ini. Apple berupaya membatasi kategori bisnis sekaligus memastikan iklan yang muncul dalam pencarian tetap memiliki relevansi.

Dengan peluncuran bertahap ini, Apple Maps mulai memasuki fase baru dalam perkembangannya. Layanan tersebut tidak lagi hanya menjadi platform pencarian lokasi dan navigasi, tetapi juga mulai berperan sebagai media promosi bagi bisnis di dalam ekosistem Apple.