Arsenal dijadwalkan menghadapi Lille yang kini diperkuat oleh penyerang berpengalaman Olivier Giroud dalam lanjutan kompetisi Liga Champions di Emirates Stadium pada Rabu dini hari 02:00 WIB.
Pertemuan ini turut menghadirkan nostalgia bagi manajer Arsenal, Mikel Arteta, yang membagikan cerita mengenai kehadiran serta kontribusi Giroud ketika keduanya masih membela panji Meriam London.
Sebagai catatan, Giroud pernah memperkuat Arsenal pada rentang waktu 2012 hingga 2018. Sementara itu, Arteta pernah menjadi rekan setim penyerang asal Prancis tersebut pada periode 2011 sampai 2016 di bawah didikan manajer Arsene Wenger.
“Kami pernah bermain bersama sebagai rekan setim. Pertama-tama, dia adalah sosok yang luar biasa dan pribadi yang menyenangkan di ruang ganti. Begitu juga dengan kualitasnya sebagai pemain,” ujar Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.
“Saya ingat ketika dia datang, dia baru saja menjuarai Ligue 1 bersama Montpellier. Setelah bergabung dengan tim kami, dia memberikan dampak yang sangat besar dengan gaya bermain yang berbeda dari pemain-pemain yang biasa kami miliki. Dia telah menjalani karier yang luar biasa dan benar-benar pantas mendapatkan semua pencapaian tersebut,” sambungnya.
Selama berseragam Arsenal, Giroud tercatat tampil sebanyak 253 kali dan menyumbangkan 105 gol. Meski demikian, penyerang yang kini berusia 40 tahun itu hanya mampu mempersembahkan tiga gelar Piala FA serta tiga trofi Community Shield bagi klub.
“Jelas, dia tidak pernah dianggap remeh oleh rekan-rekan setimnya, atau oleh Arsene dalam hal ini. Saya tidak tahu bagaimana penilaian orang lain,” Arteta menjelaskan.
“Namun, dia adalah pemain yang sangat cerdas dan benar-benar merepotkan lawan. Setiap kali dia bermain, dia selalu menjadi ancaman besar di dalam kotak penalti.”
“Dia sangat pintar dalam membaca permainan dan juga sangat bagus dalam membangun kerja sama dengan pemain lain. Etos kerjanya pun luar biasa. Jadi, bagi kami, dia jelas bukan pemain yang diremehkan,” Arteta menegaskan.









