— Real Madrid kembali bersiap menghadapi wakil Italia dalam lanjutan Liga Champions. Setelah melewati pertandingan melawan Inter Milan, Los Blancos kini harus menghadapi AS Roma yang diperkirakan tampil penuh motivasi di hadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memahami tantangan tersebut karena pernah menangani Roma selama sekitar dua setengah tahun. Pengalaman itu membuatnya mengenal karakter klub, antusiasme suporter, serta atmosfer pertandingan di Stadion Olimpico yang akan menjadi lokasi duel kedua tim pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.

Mourinho Mengenal Karakter AS Roma

Mourinho bukan sosok asing bagi pendukung Roma. Selama menangani klub ibu kota Italia itu, ia mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan membawa timnya mencapai final Liga Europa pada musim berikutnya.

Kenangan tersebut membuat pertemuan kali ini memiliki latar belakang tersendiri bagi pelatih asal Portugal tersebut. Namun, fokus Mourinho kini adalah mempersiapkan Real Madrid menghadapi lawan yang dinilainya memiliki kekuatan serta motivasi besar.

Roma akan kembali merasakan atmosfer Liga Champions setelah enam musim tidak tampil di kompetisi tersebut. Kesempatan bermain di panggung Eropa, terlebih di hadapan publik Olimpico, diperkirakan menjadi dorongan tambahan bagi tim tuan rumah.

Mourinho menilai Real Madrid tidak bisa mengandalkan reputasi semata untuk membawa pulang kemenangan. Para pemain harus menunjukkan kualitas permainan sejak awal karena Roma memiliki alasan kuat untuk tampil agresif.

Atmosfer Olimpico Jadi Tantangan Madrid

Selain kualitas pemain, Mourinho turut menyoroti dukungan suporter Roma. Menurutnya, para pendukung tuan rumah bukan sekadar datang menyaksikan pertandingan, melainkan ikut menciptakan tekanan bagi tim lawan sepanjang laga.

“Kami harus bermain sangat baik. Kami harus menghadapi dua tim terkuat di Italia,” kata Mourinho melalui situs resmi klub.

Ia juga mengingatkan bahwa Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin pada pertandingan pertama meski harus menghadapi kendala berupa absennya tiga pemain akibat sanksi. Kini, tantangan berbeda menanti mereka ketika bertandang ke markas Roma.

Mourinho menyebut Roma sebagai tim kuat yang sangat termotivasi menyambut pertandingan Liga Champions di Olimpico. Kondisi tersebut membuat Real Madrid dituntut menjaga konsentrasi dan menghindari kesalahan yang dapat dimanfaatkan tuan rumah.

Real Madrid Dituntut Tampil Maksimal

Bagi Mourinho, kemenangan tidak akan datang dengan mudah. Real Madrid perlu memperlihatkan permainan efektif untuk mengatasi tekanan dari pemain Roma maupun suasana stadion yang diperkirakan berlangsung intens.

“Mereka punya kelompok suporter yang sangat bergairah, yang tak ke stadion untuk cuma menonton. Untuk bisa mendapatkan tiga poin, kami harus bermain sangat baik sebab kami punya lawan berat di depan kami,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Mourinho menaruh perhatian besar terhadap kekuatan kolektif Roma. Pengalamannya bersama klub itu menjadi bekal untuk memahami tantangan yang mungkin dihadapi Madrid.

Pertandingan ini pun menjadi ujian penting bagi Los Blancos dalam menjaga langkah di Liga Champions. Mereka harus membuktikan mampu mengatasi tekanan tandang sekaligus menghadapi tim yang memiliki motivasi tinggi untuk kembali bersaing di kompetisi elite Eropa.