— Timnas Esports Indonesia belum berhasil menyumbangkan medali dari nomor Gran Turismo 7 pada Asian Games 2026. Andika Rama Maulana yang menjadi wakil Merah Putih harus mengakhiri persaingan di posisi kelima setelah menjalani tiga race pada babak final.

Babak final Gran Turismo 7 berlangsung di Aichi Sky Expo Hall D, Jepang, Rabu (23/9/2026). Andika tampil bersama pelatih Filemon Benaya Theo dan bersaing dengan tujuh atlet dari negara Asia lainnya dalam perebutan posisi terbaik.

Andika Kumpulkan 19 Poin

Indonesia mengawali persaingan final dengan menghadapi delapan negara yang tampil dalam nomor Gran Turismo 7. Selain Indonesia, peserta lainnya berasal dari Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Hong Kong, dan Bahrain.

Andika harus menjalani tiga race untuk menentukan posisi akhir. Pada race pertama yang berlangsung pukul 09.00 WIB, atlet Indonesia tersebut mampu menyelesaikan balapan di peringkat keempat.

Hasil tersebut membuat Andika mendapatkan tambahan lima poin. Persaingan kemudian berlanjut ke race kedua pada pukul 10.00 WIB.

Pada balapan kedua, Andika finis di posisi kelima. Ia memperoleh tambahan empat poin sehingga koleksi sementara Indonesia menjadi sembilan poin.

Kesempatan terakhir datang pada race ketiga yang berlangsung pukul 10.45 WIB. Andika kembali menunjukkan performa kompetitif dengan finis di urutan keempat.

Namun, perolehan poin yang didapat dari tiga race belum cukup untuk membawa Indonesia masuk dalam perebutan medali. Secara keseluruhan, Andika mengumpulkan 19 poin dan harus puas menempati peringkat kelima.

Malaysia Keluar sebagai Juara

Posisi teratas Gran Turismo 7 menjadi milik atlet Malaysia, Taj Izrin Aiman Taj Madira. Ia tampil konsisten sepanjang tiga race dan mengumpulkan total 36 poin.

Taj Izrin mengawali kompetisi dengan finis di posisi kedua pada race pertama dan memperoleh delapan poin. Hasil serupa kembali dicatatkannya pada race kedua dengan tambahan delapan poin.

Pada race ketiga, atlet Malaysia tersebut berhasil menjadi pemenang. Ia mendapatkan 20 poin sehingga total koleksinya mencapai 36 poin.

Arab Saudi berada di posisi kedua melalui Naif Abdulhakim S Alfaleh dengan 25 poin. Jumlah poin yang sama juga dikumpulkan atlet Korea Selatan, Kim Youngchan, yang menempati peringkat ketiga.

Jepang berada di posisi keempat dengan Kokubun Ryota yang mengoleksi 22 poin. Indonesia kemudian berada satu tingkat di bawahnya dengan 19 poin.

Hasil Akhir Gran Turismo 7

Berikut hasil akhir kompetisi Gran Turismo 7 Asian Games 2026:

  1. Malaysia – Taj Izrin Aiman Taj Madira: 36 poin
  2. Arab Saudi – Naif Abdulhakim S Alfaleh: 25 poin
  3. Korea Selatan – Kim Youngchan: 25 poin
  4. Jepang – Kokubun Ryota: 22 poin
  5. Indonesia – Andika Rama Maulana: 19 poin
  6. Singapura – Ar Muhammad Aleef: 15 poin
  7. Hong Kong – Wong Kai Hin Jonathan: 10 poin
  8. Bahrain – Ali Hasan: 4 poin

PB ESI turut menyampaikan hasil perjuangan wakil Indonesia melalui akun media sosial resminya. Dalam keterangannya, PB ESI menyebut Filemon Benaya Theo dan Andika Rama Maulana telah menyelesaikan perjuangan di Gran Turismo 7 Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan finis di posisi kelima.

Indonesia Masih Punya Peluang

Kegagalan meraih medali dari Gran Turismo 7 membuat Indonesia masih harus menunggu hasil dari nomor Esports lainnya. Perjuangan kontingen Merah Putih belum berakhir karena masih terdapat sejumlah nomor pertandingan yang menjadi peluang berikutnya.

Nomor yang masih akan diikuti Indonesia antara lain Mobile Legends, Naraka: Bladepoint, Honor of Kings, Identity V, Pokemon Unite, dan PUBG Mobile.

Para atlet dari nomor-nomor tersebut akan menjadi tumpuan berikutnya bagi Indonesia untuk mengejar medali dari cabang Esports Asian Games 2026. Sementara itu, Andika Rama Maulana bersama Filemon Benaya Theo telah menuntaskan perjalanan mereka di Gran Turismo 7 dengan menempati peringkat kelima.