Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengizinkan perdagangan saham PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD) dan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) setelah sebelumnya menghentikan sementara transaksi kedua emiten tersebut. Pembukaan suspensi berlaku mulai sesi pertama perdagangan Kamis (15/10/2026).
Keputusan ini memungkinkan investor kembali memperdagangkan saham BSWD dan TFCO di pasar reguler maupun pasar tunai. Sebelum penghentian sementara diberlakukan, kedua saham tersebut mencatat kenaikan harga yang signifikan sehingga BEI mengambil langkah pengawasan untuk memberikan waktu bagi investor dalam mempertimbangkan keputusan investasinya.
Saham BSWD dan TFCO Kembali Diperdagangkan
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa pembukaan suspensi berlaku pada sesi I perdagangan Kamis. Dengan demikian, pelaku pasar dapat kembali melakukan transaksi terhadap kedua saham sesuai mekanisme perdagangan yang berlaku.
BEI sebelumnya menghentikan perdagangan saham BSWD pada 5 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diambil setelah harga saham bank itu mengalami peningkatan kumulatif yang signifikan.
Berdasarkan data yang disampaikan, saham BSWD telah menguat sekitar 140 persen dalam satu bulan terakhir. Sementara itu, jika dihitung sejak awal tahun atau secara year to date (YTD), kenaikannya mencapai 323,5 persen.
Pergerakan tajam juga terjadi pada saham TFCO. BEI memberlakukan suspensi terhadap saham perusahaan tersebut pada 14 Oktober 2026, menyusul kenaikan harga yang dinilai signifikan.
Dalam kurun satu bulan terakhir, saham TFCO tercatat meningkat 100,6 persen. Adapun kenaikan sejak awal tahun mencapai 221 persen.
BEI Terapkan Cooling Down untuk Melindungi Investor
Penghentian sementara perdagangan kedua saham tersebut merupakan bagian dari langkah cooling down yang dilakukan BEI. Kebijakan ini ditujukan untuk memberi kesempatan kepada investor agar dapat menelaah informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.
Dalam keterbukaan informasi pada Kamis (15/10/2026), Yulianto menyampaikan bahwa penghentian sementara perdagangan dimaksudkan agar investor memiliki waktu untuk mempertimbangkan keputusan secara matang berdasarkan informasi yang ada.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya perlindungan investor ketika suatu saham mengalami pergerakan harga yang signifikan. Meski suspensi telah dibuka, investor tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi mengenai emiten terkait.
Investor Diminta Memantau Keterbukaan Informasi
BEI mengingatkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk terus mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan masing-masing perusahaan. Informasi resmi dari emiten dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum investor melakukan transaksi.
Pembukaan suspensi berarti perdagangan kedua saham kembali diperbolehkan, tetapi tidak menjamin harga akan terus naik ataupun turun. Investor perlu mempertimbangkan risiko, kondisi perusahaan, dan pergerakan pasar sebelum menentukan langkah selanjutnya.









