— Borneo FC akan memulai kiprahnya di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 dengan menghadapi salah satu kekuatan utama sepak bola Thailand, Buriram United. Pertandingan perdana Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung di Buriram Stadion, Thailand, pada Rabu (7/10/2026).

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk membuka perjalanan di kompetisi regional dengan hasil positif. Persiapan terus dilakukan skuad asuhan Mauro Jeronimo agar mampu menghadapi permainan Buriram United yang dikenal sebagai salah satu tim papan atas di Thailand.

Borneo FC Siapkan Diri Hadapi Buriram United

Borneo FC memasuki pertandingan dengan membawa pengalaman dari pertemuan sebelumnya. Kedua tim pernah berhadapan pada ASEAN Club Championship musim 2024/2025, ketika Borneo FC harus menerima kekalahan telak 0-4 dari Buriram United.

Hasil tersebut menjadi bagian dari catatan yang ingin diperbaiki Borneo FC pada pertemuan kali ini. Laga di Thailand juga akan menguji kesiapan Pesut Etam menghadapi tekanan dari tim tuan rumah yang memiliki pengalaman lebih panjang di kompetisi regional Asia Tenggara.

Menjelang pertandingan, Borneo FC terus meningkatkan persiapan tim. Melalui unggahan di media sosial, klub asal Samarinda itu menunjukkan bahwa skuad mulai memasuki tahap akhir persiapan sebelum menjalani laga pembuka.

“Makin dekat menuju laga perdana ASEAN Shopee Cup,” tulis Borneo FC dalam unggahannya.

Kompetisi musim 2026/2027 menempatkan Borneo FC di Grup A. Selain Buriram United, grup tersebut juga dihuni Ratchaburi FC, Kuching City FC, dan Tampines Rovers FC. Persaingan di grup akan menjadi tantangan tersendiri karena Borneo FC harus menghadapi sejumlah klub dari negara berbeda.

Caxambu Dipastikan Absen

Borneo FC juga harus menghadapi persoalan dari sisi kebugaran pemain menjelang pertandingan melawan Buriram United. Bek kiri Westherley Garcia Nogueira atau yang akrab disapa Caxambu dipastikan tidak dapat memperkuat tim pada laga perdana tersebut.

Caxambu mengalami cedera ketika Borneo FC menghadapi Bali United dalam lanjutan Super League pada Minggu (20/9). Cedera tersebut terjadi pada bagian lutut dan membuat sang pemain membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang.

Dokter tim Borneo FC, Fauzan Nazmi, menyampaikan bahwa Caxambu harus menjalani perawatan selama beberapa bulan sebelum bisa kembali beraktivitas bersama tim.

“Cederanya pada bagian lutut. Dia harus menjalani perawatan untuk bisa kembali ke lapangan. Semoga cepat kembali ke tim,” ujar Fauzan.

Absennya Caxambu membuat Borneo FC harus menyiapkan opsi lain di sektor bek kiri. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan Mauro Jeronimo dalam menentukan komposisi pemain menghadapi Buriram United.

Laga Pembuka Jadi Ujian Borneo FC

Pertemuan dengan Buriram United akan menjadi ujian awal bagi Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027. Selain menghadapi tim kuat, Pesut Etam juga harus bermain di kandang lawan sehingga membutuhkan konsentrasi tinggi sepanjang pertandingan.

Borneo FC tentu berharap pengalaman dari pertemuan sebelumnya dapat menjadi bahan evaluasi. Dengan persiapan yang dilakukan menjelang laga, Pesut Etam berpeluang menunjukkan perkembangan sekaligus memburu hasil lebih baik dibandingkan pertemuan terakhir kedua tim.

Pertandingan di Buriram Stadion juga menjadi awal perjalanan Borneo FC untuk bersaing memperebutkan posisi terbaik di Grup A. Hasil pada laga pembuka akan menjadi modal penting bagi tim sebelum melanjutkan pertandingan berikutnya di kompetisi antarklub Asia Tenggara tersebut.