Market

China Borong 23 Ton Emas pada September 2026, Cadangan PBoC Naik Jadi 2.410 Ton di Tengah Harga Turun

Bank sentral China membeli 23 ton emas pada September 2026. Cadangan emas resmi naik menjadi 2.410 ton, memperpanjang akumulasi selama 23 bulan.

China Borong 23 Ton Emas pada September 2026, Cadangan PBoC Naik Jadi 2.410 Ton di Tengah Harga Turun

Permintaan emas di China menunjukkan tren positif sepanjang September 2026. Selain meningkatnya pembelian perhiasan dan emas batangan oleh masyarakat, bank sentral China atau People’s Bank of China (PBoC) juga memperbesar cadangannya dengan menambahkan 23 ton emas dalam satu bulan.

Laporan World Gold Council (WGC) menyebutkan, penurunan harga emas turut menarik minat pembeli di tengah meningkatnya kebutuhan musiman menjelang libur Hari Nasional China. Situasi pasar saham domestik yang melemah juga mendorong sebagian investor mempertimbangkan emas sebagai aset pelindung nilai.

Pembelian Emas China Meningkat pada September

Dikutip dari Kitco News, Jumat (16/10/2026), Kepala Riset WGC untuk wilayah China, Ray Jia, mengungkapkan bahwa aktivitas penarikan emas dari Shanghai Gold Exchange (SGE) mengalami kenaikan signifikan.

Sepanjang September, bank, perajin perhiasan, dan pelaku pasar lainnya menarik 92 ton emas dari SGE. Angka tersebut meningkat 48% dibandingkan bulan sebelumnya.

Menurut Jia, permintaan perhiasan biasanya mengalami peningkatan menjelang libur Hari Nasional pada awal Oktober. Periode tersebut kerap menjadi awal musim penjualan perhiasan yang ramai pada kuartal keempat. Harga emas yang lebih rendah turut memberikan dorongan terhadap pembelian.

Minat terhadap emas batangan juga dilaporkan meningkat. Sebagian investor memandang koreksi harga sebagai kesempatan untuk membeli dengan harga lebih menarik. Di sisi lain, pelemahan pasar saham domestik membuat emas semakin dilirik sebagai aset safe haven.

PBoC Tambah Cadangan hingga 2.410 Ton

Peningkatan permintaan masyarakat diikuti langkah PBoC yang memanfaatkan penurunan harga untuk menambah kepemilikan emas. Pada September 2026, bank sentral tersebut membeli 23 ton emas, menjadi pembelian bulanan terbesar sejak Oktober 2023.

Dengan tambahan tersebut, cadangan emas resmi China mencapai 2.410 ton. Jumlah emas itu setara dengan 8,5% dari total cadangan devisa negara tersebut.

Pada periode yang sama, cadangan devisa China turun 2% menjadi US$3,8 triliun. Penurunan terutama dipengaruhi oleh merosotnya nilai aset valuta asing.

WGC juga mencatat pembelian September memperpanjang tren penambahan cadangan emas PBoC menjadi 23 bulan berturut-turut. Sepanjang kuartal ketiga 2026, total pembelian mencapai 63 ton, tertinggi sejak kuartal ketiga 2023.

China Masih Aktif Mengakumulasi Emas

Sejak awal 2026 hingga September, PBoC telah menambah kepemilikan emas sebanyak 103 ton. Jia menyebut bank sentral China termasuk salah satu pembeli emas paling aktif di dunia.

Meski permintaan fisik menguat, aktivitas pasar berjangka emas di China justru melambat pada September. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga emas selama bulan tersebut, menunjukkan perbedaan dinamika antara pembelian emas fisik dan perdagangan kontrak berjangka.