— Oppo secara resmi memperkenalkan sistem operasi terbarunya, ColorOS 17, dalam peluncuran global yang digelar secara daring pada Selasa (13/10/2026). Versi anyar ini membawa sejumlah pembaruan signifikan, mulai dari antarmuka yang lebih mulus, peningkatan performa, hingga integrasi fitur kecerdasan buatan atau AI yang semakin pintar.

Hingga saat ini, sistem operasi ColorOS diklaim telah menjangkau 770 juta pengguna aktif di lebih dari 90 negara. Kehadiran pembaruan ini diharapkan mampu memperluas ekosistem perangkat serta memberikan pengalaman penggunaan yang lebih seragam.

“Hari ini, ColorOS mencapai tonggak penting lainnya. OPPO, OnePlus, dan realme semuanya akan menggunakan ColorOS. Tiga merek, satu ColorOS, yang akan menghadirkan komunitas pengguna lebih besar, kekuatan riset dan pengembangan yang lebih kuat, serta ekosistem produk yang lebih luas,” ujar Tang Kai, Vice President Oppo sekaligus President of Software Engineering.

Seiring dengan peluncuran tersebut, perusahaan turut merinci jadwal distribusi pembaruan ColorOS 17 yang akan mendarat ke puluhan model perangkat secara bertahap mulai Oktober 2026 hingga kuartal pertama 2027.

Fitur Unggulan ColorOS 17

Pembaruan utama pada antarmuka ini berpusat pada bahasa desain berbernama Living Flow Design. Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan interaksi yang lebih natural melalui tiga elemen utama, yakni unsur cahaya, gerakan, dan umpan balik yang responsif.

Untuk menunjang kestabilan sistem, Oppo membenamkan Luminous Rendering Engine. Arsitektur rendering terpadu ini diklaim mampu memangkas beban kerja grafis hingga 30 persen pada skenario tertentu jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Selain itu, terdapat pula teknologi Laminar Flow Engine yang berfungsi untuk mengalokasikan sumber daya perangkat secara optimal antara aplikasi utama dan aktivitas yang berjalan di latar belakang.

Teknologi tersebut diklaim mendongkrak stabilitas pembukaan aplikasi sebesar 55 persen, mempercepat pemuatan gambar mini galeri hingga 50 persen, serta meningkatkan kemampuan manajemen memori lebih dari 25 persen.

Dari sisi kecerdasan buatan, ColorOS 17 meningkatkan kemampuan Mindspace untuk merangkum informasi dari berbagai dokumen maupun tautan video. Oppo juga menggandeng Manus untuk menghadirkan agen AI yang mampu meringkas tugas pembuatan presentasi, merapikan galeri foto, hingga menata file secara otomatis.

Fitur penunjang lainnya mencakup PhotoAgent untuk penyuntingan foto berbasis AI, AI Live Interpreter untuk penerjemahan percakapan langsung melalui perangkat audio nirkabel, serta AI Call Guard guna mendeteksi potensi ancaman penipuan saat panggilan telepon berlangsung.

Jadwal Pembaruan ColorOS 17 di Indonesia

Di Indonesia, pendistribusian pembaruan sistem operasi ini dibagi ke dalam empat gelombang utama yang mencakup bulan Oktober, November, Desember 2026, serta awal tahun 2027.

Jadwal RilisDaftar Perangkat
29 Oktober 2026Oppo Find X9 Ultra, Oppo Find X9 Pro, Oppo Find X9s, Oppo Find X9
30 Oktober 2026Oppo Find N5, Oppo Find X8 Pro, Oppo Find X8, Oppo Find Reno16 Pro 5G, Oppo Find Reno16 5G, Oppo Find Reno16 F 5G
November 2026Oppo Find N3, Oppo Find N3 Flip, Oppo Reno15 Pro Max 5G, Oppo Reno15 5G, Oppo Reno15 F 5G, Oppo Reno14 Pro 5G, Oppo Reno14 5G, Oppo Reno14 F 5G
Desember 2026Oppo Reno13 Pro 5G, Oppo Reno13 5G, Oppo Reno13 F, Oppo Pad 5 Matte Display Edition
Kuartal I 2027Oppo Find N2 Flip, Oppo Reno12 Pro 5G, Oppo Reno12 5G, Oppo Pad SE

Cara Memeriksa Pembaruan Perangkat

Pengguna ponsel Oppo yang masuk dalam daftar distribusi dapat memantau ketersediaan perangkat lunak anyar ini langsung melalui menu pengaturan sistem.

Langkah awalnya adalah membuka menu Settings, masuk ke opsi About Device, lalu pilih bagian versi sistem atau pembaruan perangkat lunak untuk mengecek notifikasi unduhan.

Sebelum melakukan proses instalasi, pengguna disarankan untuk mencadangkan data penting terlebih dahulu, memastikan kapasitas daya baterai mencukupi, serta menggunakan jaringan internet yang stabil.

Oppo mengingatkan bahwa pengguliran pembaruan ini dilakukan secara bertahap, sehingga waktu ketersediaan di setiap perangkat bisa bervariasi tergantung wilayah dan model ponsel masing-masing.