Cristiano Ronaldo menerima sanksi dari Federasi Sepakbola Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada jeda internasional bulan lalu. Hukuman yang dijatuhkan kepada kapten Selecao das Quinas tersebut berupa skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp5,1 juta.
Besaran denda itu menjadi sorotan karena nilai pendapatan Ronaldo di Al Nassr disebut mencapai ratusan juta euro per tahun. Berdasarkan perkiraan gaji yang beredar, pemain berusia 41 tahun tersebut memperoleh bayaran dalam satu menit yang nilainya melampaui denda akibat tindakannya bersama tim nasional Portugal.
Denda Ronaldo Lebih Kecil dari Gaji Semenit
Ronaldo dikabarkan menerima gaji sekitar 200 juta euro per tahun setelah menandatangani kontrak baru bersama Al Nassr. Jika angka tersebut dijadikan dasar perhitungan, pendapatan sang pemain mencapai sekitar Rp4 triliun per tahun.
Dengan perkiraan tersebut, Ronaldo memperoleh sekitar 6,63 euro setiap detik atau 398,59 euro per menit. Artinya, denda sebesar 255 euro dapat ditebus dengan pendapatan yang setara kurang lebih 38,5 detik gajinya.
Perbandingan itu memperlihatkan betapa kecilnya nilai denda tersebut jika disandingkan dengan perkiraan pendapatan Ronaldo. Meski demikian, sanksi yang diberikan federasi tidak hanya berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga mencakup larangan bermain selama periode tertentu.
Perselisihan dengan Jorge Jesus Jadi Latar Belakang
Sanksi tersebut muncul setelah Ronaldo meninggalkan kamp latihan Portugal pada jeda internasional bulan lalu. Keputusan itu disebut berkaitan dengan kekecewaannya karena tidak dimainkan oleh pelatih Jorge Jesus ketika Portugal menghadapi Norwegia di UEFA Nations League.
Ronaldo dikabarkan tidak menerima keputusan sang pelatih. Situasi kemudian berkembang menjadi perselisihan yang menjadi perhatian publik setelah muncul laporan bahwa penyerang tersebut meluapkan kemarahannya kepada Jorge Jesus.
Pemain yang pernah memperkuat Sporting, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu kemudian menyampaikan pernyataan panjang mengenai persoalan tersebut. Dalam keterangannya, Ronaldo mengungkapkan perasaan bahwa dirinya telah dibohongi oleh pelatih.
Ronaldo Akui Kesalahan dan Siap Menerima Hukuman
Di tengah polemik tersebut, Ronaldo akhirnya mengakui kesalahannya karena meninggalkan tim nasional. Ia juga menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakan yang dilakukan selama pemusatan latihan.
Keputusan Dewan Disiplin Federasi Sepakbola Portugal pun menjadi tindak lanjut dari insiden tersebut. Ronaldo harus menjalani skorsing 30 hari serta membayar denda yang telah ditetapkan.
Namun, penerapan sanksi secara surut membuat masa hukuman itu tidak serta-merta menghalangi Ronaldo untuk kembali membela Portugal pada jeda internasional berikutnya. Ia berpeluang kembali masuk skuad bulan depan apabila tidak ada perubahan terkait statusnya.
Peluang Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal
Kembalinya Ronaldo ke tim nasional kini menjadi hal yang dinantikan. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal, kehadirannya masih menjadi perhatian dalam perjalanan tim menghadapi agenda internasional mendatang.
Meski sanksi telah dijatuhkan, belum dapat dipastikan apakah Ronaldo benar-benar akan kembali memperkuat Selecao das Quinas pada pemanggilan berikutnya. Keputusan tersebut akan menjadi perkembangan penting setelah perselisihannya dengan Jorge Jesus mencuri perhatian publik.









