— Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan kekhawatiran mendalam terkait jeda internasional yang akan berlangsung selama tiga pekan pada bulan September mendatang. Ia menilai periode tersebut terlalu panjang dan berpotensi membuat klub kehilangan banyak pemainnya dalam kurun waktu yang signifikan.

“Jeda internasional itu memang membuat saya khawatir. Waktunya cukup lama,” ujar Mourinho, seperti dilansir dari Yahoo Sports, Sabtu (29/8/2026).

Kekhawatiran Mourinho tidak hanya tertuju pada pemain yang dipanggil tim nasional dan mendapatkan menit bermain. Ia lebih mencemaskan kondisi pemain yang dipanggil namun tidak mendapatkan kesempatan tampil.

Mourinho Soroti Pemain Minim Menit Bermain

Menurut Mourinho, pemain yang tetap mendapatkan kesempatan bertanding bersama tim nasional dinilai masih dalam kondisi yang lebih terpantau. Situasi berbeda terjadi pada pemain yang hanya masuk dalam skuad tanpa pernah diturunkan dalam pertandingan.

“Pemain yang bergabung dengan tim nasional untuk bertanding tidak terlalu mengkhawatirkan saya. Justru pemain yang bergabung dengan tim nasional namun tidak benar-benar dilibatkan dalam pertandingan itulah yang membuat saya khawatir,” katanya.

Mourinho menambahkan bahwa klub perlu menyesuaikan program latihan selama para pemainnya membela negara masing-masing. Ia mengakui situasi ini sulit karena tidak bisa mengandalkan seluruh skuad selama tiga minggu penuh.

Jeda internasional pertama di musim 2026-2027 ini akan berlangsung lebih lama dibandingkan periode internasional pada musim-musim sebelumnya. Periode ini mencakup akhir September hingga awal Oktober, di mana setiap negara akan melakoni empat pertandingan internasional.

Beban Pemain Real Madrid Jadi Perhatian

Perubahan kalender ini terjadi setelah dihapuskannya jeda internasional pada bulan Oktober. Sebelumnya, FIFA memiliki lima periode pertandingan internasional dalam satu musim, yaitu pada Maret, Juni, September, Oktober, dan November.

Jadwal baru ini juga dipengaruhi oleh kalender Piala Dunia 2026, yang puncaknya pada 19 Juli. Pertimbangan kesejahteraan pemain serta faktor perjalanan turut menjadi bagian dalam penyusunan kalender tersebut.

Mourinho menyadari bahwa klub memiliki keterbatasan untuk mengubah kondisi yang telah ditetapkan. Ia menegaskan rasa hormatnya terhadap keputusan para pemain dan tidak ingin mendramatisasi keadaan.

“Namun, sering kali mereka mengalami cedera selama jeda tersebut atau tepat setelah kembali dari jeda internasional,” jelas Mourinho. “Jadi, hal ini memang mengkhawatirkan saya, tetapi begitulah situasinya dan kami tidak bisa berbuat banyak untuk mengubahnya.”

Pelatih asal Portugal itu sebelumnya juga sempat menyoroti kondisi beberapa pemain Real Madrid, termasuk Jude Bellingham, Marc Cucurella, dan Kylian Mbappe, yang baru saja menyelesaikan musim panas dengan jadwal padat.