— Malick Yalcouye, pemain muda Brighton & Hove Albion, berhasil mencuri perhatian dalam pertandingan debutnya sebagai starter melawan Chelsea di Premier League. Pemain berusia 20 tahun ini tidak hanya mencetak gol untuk tim tamu, tetapi juga meraih rating tertinggi di antara rekan-rekannya.

Duel antara Chelsea dan Brighton di Stamford Bridge pada Minggu (30/8/2026) malam WIB berlangsung sengit dan berakhir dengan skor dramatis 4-3 untuk kemenangan London Biru. Pertandingan ini menampilkan performa menonjol dari Malick Yalcouye.

Penampilan Yalcouye menjadi sorotan utama dalam laga tersebut. Ia diturunkan sebagai starter oleh manajer Brighton, Fabian Hurzeler, untuk pertama kalinya di Premier League. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh pemain muda asal Pantai Gading tersebut. Ia berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Brighton pada menit ke-35.

Berkat performanya yang gemilang, Yalcouye dianugerahi rating 7,5 oleh Sofascore. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara seluruh pemain Brighton yang bertanding pada malam itu, menunjukkan kontribusinya yang signifikan terhadap tim.

Fabian Hurzeler, manajer Brighton, mengungkapkan rasa puasnya terhadap penampilan Yalcouye. Ia menilai pemainnya tersebut telah menunjukkan performa yang mengesankan sejak pramusim. Hurzeler menambahkan bahwa Yalcouye, meskipun masih sangat muda, telah membuktikan kemampuannya untuk beradaptasi di lingkungan yang kompetitif.

“Saya pikir dia menunjukkan penampilan yang mengesankan. Kami tahu sejak pramusim apa yang mampu dia lakukan,” ujar Hurzeler. “Dia jelas pemain yang sangat muda. Dia perlu membuktikan fisiknya, tetapi dia juga, seperti yang saya katakan, menunjukkan kepribadian, melangkah ke tempat yang sulit, melangkah ke lingkungan top,” tambahnya.

Malick Yalcouye lahir di Mali pada 18 November 2005. Perjalanan kariernya dimulai di klub Pantai Gading, ASEC Mimosas, pada tahun 2023. Setahun berikutnya, ia direkrut oleh klub Swedia, IFK Goteborg. Brighton kemudian memboyong Yalcouye pada musim panas 2024 dengan ikatan kontrak berdurasi lima tahun. Sebelum dipanggil kembali ke tim senior Brighton tahun ini, ia sempat menjalani masa peminjaman di Sturm Graz dan Swansea City.