Saham

Deretan Saham Paling Cuan dan Jeblok Sepanjang Pekan Ini

Simak daftar saham yang mencetak lonjakan tertinggi hingga anjlok parah di Bursa Efek Indonesia selama periode 12-16 Oktober 2026.

Deretan Saham Paling Cuan dan Jeblok Sepanjang Pekan Ini
Kantor BEI (Sumber: ANTARA)

Sejumlah emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan memimpin jajaran top gainers di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 12 hingga 16 Oktober 2026. Di tengah dinamika pasar, beberapa saham bahkan mampu melesat hingga puluhan persen dalam sepekan.

Berdasarkan data perdagangan BEI, saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) menduduki posisi puncak daftar pencetak keuntungan terbesar pekan ini. Harga saham BIKE meroket 96,2 persen, dari posisi sebelumnya Rp 2.140 menjadi Rp 4.200 per lembar.

Selain BIKE, penguatan terbesar turut dicatatkan oleh sejumlah emiten lain di berbagai sektor. Berikut adalah daftar saham yang masuk dalam jajaran top gainers pekan ini:

SahamKenaikanHarga Akhir
PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)96,2%Rp 4.200
PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO)94,17%Rp 2.000
PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP)63,3%Rp 1.780
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)62,9%Rp 1.955
PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)56,2%Rp 5.625
PT Arthavest Tbk (ARTA)33,7%Rp 2.340
PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU)29,6%Rp 105
PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK)24,81%Rp 3.220
PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH)22,2%Rp 99
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA)14,5%Rp 126

Kenaikan harga pada saham-saham tersebut terjadi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami tekanan. Sepanjang pekan ini, IHSG tercatat ambles 14,91 persen dan ditutup pada level 5.185,1, melemah dibandingkan posisi pekan sebelumnya di 6.093,7.

Tekanan pada pasar modal juga berdampak langsung terhadap total nilai kapitalisasi pasar di BEI. Market cap bursa terpangkas sebesar Rp 1.544 triliun, atau turun 14,43 persen menjadi Rp 9.157 triliun dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp 10.701 triliun.

Deretan Saham Top Losers

Berbanding terbalik dengan jajaran emiten yang mencetak keuntungan, sebanyak 10 saham justru mengalami koreksi tajam dan masuk dalam daftar top losers akibat kejatuhan harga yang cukup dalam.

Tekanan jual paling parah dialami oleh saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN). Saham FOLK anjlok 51,5 persen ke level Rp 77 dari sebelumnya Rp 159, sementara KDTN terkoreksi 43,2 persen menjadi Rp 268 dari Rp 472.

Berikut daftar lengkap emiten yang mengalami koreksi terdalam pekan ini:

SahamPenurunanHarga Akhir
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)51,5%Rp 77
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)43,2%Rp 268
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA)42,4%Rp 19
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR)42%Rp 374
PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO)41,1%Rp 179
PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI)41%Rp 23
PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN)39,2%Rp 124
PT Semacom Integrated Tbk (SEMA)37,6%Rp 282
PT Jaya Trishindo Tbk (HELI)37,1%Rp 196
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)36,7%Rp 715