— Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu, 30 September 2026.

Desak menjadi yang terbaik pada nomor speed putri setelah melewati persaingan ketat sejak babak kualifikasi hingga fase perebutan medali. Keberhasilan tersebut menambah koleksi medali emas kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.

Dalam babak kualifikasi yang digelar di Portmesse Nagoya Exhibition, Nagoya, Jepang, Selasa (29/9/2026), Desak mencatatkan waktu terbaik 6,29 detik dan menempati peringkat ketiga.

Catatan tersebut hanya berada di belakang atlet China Deng Lijuan, yang menjadi tercepat dengan 6,23 detik, serta wakil Korea Selatan Jeong Jimin dengan 6,25 detik. Waktu 6,23 detik yang dibuat Deng sekaligus tercatat sebagai rekor Asian Games pada fase tersebut.

Desak Made Melaju dari Heat Empat

Hasil kualifikasi membawa Desak ke babak perempat final. Ia tergabung dalam heat empat bersama Tamara Ulzhabayeva dari Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, dan Jeanette Frances Koh dari Singapura.

Indonesia sebenarnya memiliki dua wakil pada fase lanjutan speed putri. Selain Desak, Berthdigna Devi Surya Kusuma juga lolos setelah membukukan waktu terbaik 6,49 detik dan menempati peringkat kelima kualifikasi.

Desak kemudian mampu menjaga performanya pada rangkaian fase gugur hingga akhirnya memastikan medali emas untuk Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi tim panjat tebing Indonesia yang sejak awal memang menjadikan nomor speed sebagai salah satu peluang medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Datang sebagai Pemegang Rekor Asia

Desak memasuki Asian Games 2026 dengan modal prestasi kuat. Pada Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2026 di Meishan, China, April lalu, ia meraih medali emas nomor speed putri dengan catatan 6,07 detik.

Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor Asia. World Climbing mencatat waktu 6,07 detik milik Desak sebagai salah satu catatan tercepat yang pernah dibukukan atlet putri di nomor speed.

Performa Desak sepanjang 2026 juga cukup konsisten. Pada Juli lalu, ia kembali naik podium tertinggi dalam World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis. Indonesia bahkan meraih dua emas speed melalui Desak di sektor putri dan Veddriq Leonardo di sektor putra.

Fokus pada Penampilan Terbaik

Menjelang pertandingan Asian Games 2026, Desak sempat menyatakan tidak menjadikan pemecahan rekor sebagai target utamanya. Ia memilih fokus memberikan penampilan terbaik di setiap kesempatan bertanding.

Pendekatan tersebut akhirnya berbuah hasil dengan keberhasilannya merebut medali emas di Aichi-Nagoya.

Emas dari Desak sekaligus mempertegas kekuatan Indonesia di nomor speed putri panjat tebing Asia. Cabang olahraga ini kembali menjadi salah satu penyumbang medali penting bagi kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.