TOPIK.ID — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menganugerahkan penghargaan tertinggi di bidang sains dan teknologi kepada sejumlah pemimpin industri teknologi terkemuka, termasuk bos SpaceX Elon Musk serta CEO Nvidia Jensen Huang.
Penganugerahan tersebut dilangsungkan dalam acara yang mengusung tema Golden Age of America Innovation. Dalam kesempatan itu, Trump menyerahkan National Medal of Science kepada Elon Musk, Jensen Huang, CEO AMD Lisa Su, serta salah satu pendiri Google Sergey Brin.
Selain itu, penghargaan National Medal of Technology and Innovation juga diberikan kepada CEO Dell Technologies Michael Dell serta pimpinan tertinggi Microsoft Satya Nadella.
“Hari ini kita menghormati enam tokoh nasional yang membantu merintis masa depan Amerika dengan menganugerahi mereka National Medal of Science dan National Medal of Technology and Innovation,” ujar Trump dalam pidatonya, Sabtu (10/10/2026).
Pemberian gelar kehormatan ini menyusul agenda jamuan makan siang di Gedung Putih yang membahas perkembangan kecerdasan buatan. Sejumlah eksekutif perusahaan teknologi yang menerima penghargaan tersebut turut hadir dalam acara makan siang itu.
Para penerima penghargaan ini juga tercatat memberikan dukungan finansial kepada Trump, kegiatan kampanye, maupun aktivitas Partai Republik.
Elon Musk tercatat sebagai donatur terbesar bagi Trump pada pemilihan umum AS tahun 2024 dengan total sumbangan melampaui USD 290 juta. Musk juga dilibatkan dalam upaya efisiensi birokrasi melalui Department of Government Efficiency atau DOGE.
Sementara itu, Sergey Brin menghadiri prosesi pelantikan Trump dan menyumbangkan ratusan ribu dolar kepada Komite Nasional Partai Republik pada 2025. Jensen Huang bersama Nvidia memberikan donasi untuk pembangunan balai serbaguna di Gedung Putih serta menyumbangkan USD 1 juta untuk upacara pelantikan.
Michael Dell dikenal sebagai penyandang dana jangka panjang bagi Trump. Bersama sang istri, Susan, Dell berkomitmen mengalirkan dana awal sebesar USD 6,25 miliar guna mendanai program tabungan anak-anak di Amerika Serikat yang dinamai Trump Accounts.
Berdasarkan catatan keterbukaan informasi, Trump juga dilaporkan melakukan transaksi jual beli saham perusahaan-perusahaan seperti SpaceX, Tesla, Nvidia, Microsoft, AMD, serta Alphabet hingga bulan Juli lalu.


