— Skuad Timnas Malaysia sempat larut dalam euforia kemenangan atas Singapura dan menyangka tiket partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 sudah berada dalam genggaman.

Suasana tersebut tersaji sesaat setelah wasit mengakhiri duel Malaysia kontra Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Kamis malam WIB. Dalam pertandingan tersebut, skuad Harimau Malaya sukses membungkam Singapura dengan kemenangan telak 6-0.

Begitu peluit panjang berbunyi, para pemain Malaysia langsung berlari ke tengah lapangan dan saling berpelukan untuk merayakan hasil positif tersebut. Bergson da Silva dan rekan-rekan setimnya sempat mengira pencapaian itu cukup untuk mengantar mereka melaju ke babak akhir.

Namun, di saat perayaan itu berlangsung, laga antara Timnas Indonesia dan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, masih belum usai. Skuad Garuda saat itu tengah memimpin 8-2 menyusul gol yang dicetak oleh Kevin Diks pada menit ke-90+6.

Tidak lama berselang, situasi berubah drastis ketika Timnas Indonesia kembali menambah keunggulan pada menit ke-90+8. Gol kelima dari Mitchell Baker mengubah kedudukan akhir menjadi 9-2 untuk keunggulan tuan rumah.

Tambahan gol tersebut mengubah peta persaingan di papan klasemen Grup A. Indonesia dan Malaysia sebenarnya mengumpulkan perolehan tujuh poin yang sama, tetapi Tim Merah Putih berhak mengamankan posisi puncak berkat keunggulan selisih gol.

Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan para pemain Malaysia mendadak terdiam dan lemas begitu mengetahui Indonesia mencetak gol kesembilan. Gol penentu di detik-detik akhir itu sekaligus memupus impian Malaysia melangkah ke final.

Berkat drama di penghujung laga tersebut, Timnas Indonesia memastikan diri melaju ke partai puncak. Selanjutnya, Tim Garuda akan menghadapi Thailand dalam pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung di Stadion GBK pada Senin mendatang.