Topik.id — Langkah ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus terhenti setelah menelan kekalahan dramatis dari wakil China, Liang Weikeng/Wang Chang. Hasil ini tersaji dalam pertandingan kedua babak final beregu Asian Games 2026 yang membuat kontingen Merah Putih kini tertinggal 0-2.
Jalannya pertandingan langsung menyuguhkan persaingan ketat sejak gim pertama dimulai. Sempat terlibat kejar-kejaran angka, pasangan Liang/Wang sempat mencetak selisih tiga poin saat kedudukan 7-4.
Tidak tinggal diam, Fajar/Fikri langsung merespons dengan baik melalui perolehan empat angka beruntun yang membawa mereka berbalik memimpin 8-7. Keunggulan tersebut sempat dipertahankan hingga skor 10-8, sebelum akhirnya kedudukan kembali imbang 10-10 dan Fajar/Fikri mengamankan keunggulan tipis saat interval.
Selepas jeda, giliran Liang/Wang yang menekan dan sempat memimpin 14-12. Pertarungan berjalan sengit tatkala skor kembali imbang di angka 14-14 serta 15-15.
Fajar/Fikri sempat mengambil alih momentum dan memimpin 18-16, sebelum lawannya menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Ganda putra Indonesia itu sukses mengamankan dua game point lebih dulu di angka 20-18 berkat pengembalian silang Fikri.
Namun, keunggulan tersebut sirna setelah gempuran Liang/Wang mampu menembus lini pertahanan Fajar/Fikri. Kubu China terus melaju merebut angka berikutnya dan menutup gim pertama dengan skor 22-20.
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri bangkit dan langsung mendominasi permainan hingga memimpin 7-2. Kendati Liang/Wang perlahan memangkas jarak, Fajar/Fikri berhasil memimpin 11-10 saat interval usai pengembalian bola dari lawan keluar.
Selepas interval, dominasi Fajar/Fikri berlanjut dengan menciptakan selisih enam poin pada kedudukan 17-11. Akan tetapi, tekanan kembali hadir ketika Liang/Wang mendekat di posisi 15-18 hingga 16-19.
Meski sempat mengamankan game point di angka 20-16, Fajar/Fikri kembali berada di bawah tekanan setelah tiga kesempatan emas gagal dimaksimalkan, membuat skor berubah tipis 20-19. Beruntung bagi Indonesia, kesalahan Liang Weikeng yang pengembaliannya membentur net memastikan Fajar/Fikri merebut gim kedua dengan skor 21-19.
Pada gim penentuan, pertarungan berjalan sengit di awal dengan skor sama kuat 4-4 dan 8-8. Fajar/Fikri kemudian kehilangan tiga poin beruntun yang membuat mereka tertinggal 8-11 saat interval.
Selepas perpindahan lapangan, tekanan dari Liang/Wang semakin tak terbendung. Mereka memperlebar jarak menjadi enam angka di posisi 15-9, lalu menjauh hingga tujuh angka pada kedudukan 17-10 setelah pertahanan Fajar/Fikri kewalahan menghadapi gempuran lawan.
Fajar/Fikri terus berupaya keras memburu ketinggalan, namun Liang/Wang akhirnya menyentuh match point lebih dulu di angka 20-13 memanfaatkan kegagalan pengembalian Fajar. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan Liang/Wang 21-14 pada gim ketiga, sekaligus memperlebar keunggulan China menjadi 2-0 atas Indonesia.
