Topik.id — Gol kedua Manchester United ke gawang Ipswich Town dalam pertandingan yang berakhir 5-2 untuk kemenangan Setan Merah, sempat memicu perdebatan terkait dugaan handball Harry Maguire. Namun, wasit memutuskan gol tersebut sah setelah meninjau kejadian tersebut.
Kejadian bermula saat bola mengenai lengan Maguire sebelum ia melepaskan tembakan yang berujung gol. Situasi ini kerap menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar sepak bola, terutama karena aturan handball yang terkadang sulit dipahami.
Namun, dalam kasus ini, gol tersebut tidak dianulir karena Maguire bukanlah pencetak gol sebenarnya. Tembakan Maguire sebenarnya melenceng dari sasaran dan justru berbelok masuk ke gawang setelah mengenai pemain Ipswich, Jacob Greaves. Gol tersebut secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri (own goal).
Terdapat tiga pengecualian dalam aturan handball yang tidak dianggap sebagai pelanggaran jika terjadi secara tidak sengaja oleh pencetak gol:
- Gol tidak tercipta secara langsung.
- Gol dicetak oleh rekan satu tim.
- Tindakan pemain bertahan menghasilkan gol bunuh diri.
Menurut laporan, asisten wasit video (VAR) Jarred Gillett menyampaikan kepada wasit Craig Pawson bahwa ini adalah gol bunuh diri dan handball yang tidak disengaja tidak dapat dihukum. Oleh karena itu, gol tersebut direkomendasikan untuk disahkan.
Meski demikian, gol tersebut tetap bisa dianulir jika VAR menganggap handball Maguire disengaja. Manchester United akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 5-2, berkat hat-trick dari Bruno Fernandes.
Kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, misalnya pada Januari 2023, saat gol Brentford melawan Liverpool. Bola sempat mengenai lengan Ben Mee secara tidak sengaja dan masuk ke gawang, namun karena bola tidak mengarah ke gawang dan memantul dari Ibrahima Konate, gol tersebut juga dianggap sebagai gol bunuh diri.
Kerumitan Aturan Handball
Pelatih Ipswich, Gary O’Neil, mengakui bahwa aturan handball ini sangat rumit dan sulit bagi wasit untuk mengambil keputusan. Ia merasa sulit untuk menilai situasi tersebut.
Mantan kiper timnas Inggris, Paul Robinson, yang berbicara di BBC Radio 5 Live, juga menunjukkan simpati kepada para ofisial. “Sekali lagi kita menjadi korban dari aturan ini,” katanya. “Anda tidak bisa mengkritik ofisial VAR karena mereka menegakkan hukum yang diberikan kepada mereka.”
Robinson menambahkan, “Mereka berlatih dengan sangat keras, mereka mempelajari profesi mereka, tetapi itu adalah handball dan Harry Maguire yang melakukan tembakan. Untungnya itu bukan gol yang menentukan permainan. Berapa kali aturan handball telah diubah?”
Sementara itu, mantan penyerang Ipswich dan pundit Sky Sports, Darren Bent, berpendapat, “Ini adalah salah satu aturan di mana saya mengerti karena tertulis hitam di atas putih, tetapi tetap saja rasanya tidak benar. Harry Maguire secara langsung memengaruhi apa yang terjadi pada bola dan bola berakhir di gawang pada saat yang krusial bagi Ipswich. Jika bola mengenai tangan Anda dan Anda adalah orang yang secara langsung memengaruhinya, itu adalah hal yang tidak menyenangkan untuk diterima.”
Ikuti Topik.id
