— Langkah tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di nomor perorangan Asian Games 2026 harus terhenti di babak semifinal. Alwi dipastikan membawa pulang medali perunggu usai takluk dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam laga yang berlangsung pada Senin (28/9/2026).

Bertanding di babak empat besar, Alwi Farhan harus mengakui keunggulan lawannya dalam dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 15-21. Kekalahan ini sekaligus memastikan tidak ada satu pun wakil Indonesia yang tersisa di partai puncak sektor tunggal putra bulu tangkis Asian Games 2026. Sebelumnya, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia lainnya, Jonatan Christie, sudah lebih dulu tersingkir setelah kalah di babak perempat final.

Tambahan satu medali perunggu ini dipastikan menjadi milik kontingen Indonesia dari hasil perjuangan di fase semifinal tersebut. Sementara itu, kemenangan ini membawa Kunlavut melangkah ke partai final dan berpeluang mempersembahkan medali emas atau perak bagi kontingen Thailand.

Jalannya Laga Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn

Sejak gim pertama dimulai, Alwi Farhan tampak berada di bawah tekanan dan dominasi penuh dari Kunlavut Vitidsarn. Atlet berusia 21 tahun tersebut tertinggal cukup jauh dan harus kehilangan gim pertama dengan skor 13-21.

Memasuki gim kedua, Alwi mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo permainannya. Upaya tersebut sempat membuahkan persaingan ketat pada awal gim kedua.

Kendati demikian, tunggal putra Thailand itu mampu memegang kendali dan unggul saat interval gim kedua dengan skor 9-11. Keunggulan tersebut didapatkan Kunlavut setelah sukses memanfaatkan bola-bola tanggung dari wakil Indonesia melalui smes keras.

Pola permainan serupa kembali berlanjut setelah interval. Kunlavut leluasa mendulang angka lewat smes tajam yang membawanya memimpin perolehan tiga poin beruntun hingga kedudukan berubah menjadi 9-14.

Selain tekanan lawan, masalah akurasi pukulan juga menjadi kendala tersendiri bagi Alwi. Beberapa kali bola lob yang dilepaskannya terlalu melebar dan keluar garis lapangan. Bola tanggung yang kerap ia berikan juga dimanfaatkan dengan baik oleh Kunlavut untuk memperlebar jarak skor menjadi 12-16.

Alwi Farhan di Bawah Dominasi Tunggal Putra Thailand

Meskipun berada dalam posisi tertekan, Alwi Farhan sempat mencoba mencari celah untuk bangkit. Ia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-18 berkat smes menyilang yang akurat. Namun, beberapa percobaan berikutnya seperti jumping smes masih belum menemui sasaran dan justru keluar lapangan.

Situasi tersebut membuat Kunlavut semakin nyaman memimpin jalannya pertandingan. Alwi sempat menunda match poin lawan dengan meraih dua angka beruntun yang mengubah kedudukan menjadi 14-18.

Kendati demikian, Kunlavut akhirnya berhasil mencapai match poin setelah pengembalian bola dari pemain Thailand itu sempat bergulir tipis di bibir net sebelum jatuh di area permainan Alwi. Perjuangan Alwi Farhan akhirnya resmi usai setelah pengembalian bolanya ke luar lapangan.

Alwi harus menyerah di gim kedua dengan skor 15-21 dan mengakhiri langkahnya di turnamen ini dengan catatan medali perunggu.