— Izan Guevara mengawali rangkaian Moto2 Indonesia 2026 dengan hasil positif setelah menjadi pembalap tercepat dalam sesi Free Practice 1 (FP1) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Jumat (9/10/2026). Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 tersebut unggul tipis atas Alex Escrig dalam persaingan yang berlangsung ketat.

Sementara itu, pembalap tuan rumah Mario Suryo Aji belum berhasil menembus 15 besar. Rider Idemitsu Honda Team Asia itu mengakhiri sesi latihan pertama di posisi ke-16 dengan selisih waktu 0,902 detik dari Guevara. Hasil ini menjadi evaluasi awal bagi Mario untuk memperbaiki performa menjelang sesi berikutnya dalam seri kandangnya.

Guevara Ungguli Escrig dengan Selisih Tipis

Persaingan di FP1 Moto2 Mandalika memperlihatkan ketatnya jarak waktu di kelompok terdepan. Guevara berhasil mengamankan posisi pertama, tetapi keunggulannya atas Alex Escrig hanya terpaut 0,049 detik.

Escrig menempati urutan kedua setelah memberikan tekanan kepada pembalap asal Spanyol tersebut. Selisih yang sangat kecil menunjukkan bahwa perubahan catatan waktu dalam putaran-putaran terakhir dapat memengaruhi susunan posisi pembalap.

Manuel Gonzalez melengkapi tiga besar. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu menjaga posisinya di kelompok terdepan dan menjadi salah satu pesaing yang patut diperhatikan dalam lanjutan akhir pekan balap.

Hasil FP1 belum menentukan posisi start untuk balapan utama. Para pembalap masih memiliki kesempatan untuk menyempurnakan pengaturan motor, meningkatkan kecepatan, serta mencari kombinasi terbaik saat melintasi setiap sektor Sirkuit Mandalika.

Mario Suryo Aji Berada di Posisi Ke-16

Mario Suryo Aji mengawali seri kandangnya dengan menempati peringkat ke-16. Pembalap bernomor 64 tersebut membukukan selisih 0,902 detik dari waktu terbaik yang dicatatkan Guevara.

Posisi tersebut membuat Mario masih perlu mengejar ketertinggalan dari para pembalap di kelompok 15 besar. Persaingan di kelas Moto2 berlangsung ketat sehingga peningkatan kecil dalam catatan waktu dapat berpengaruh terhadap posisi di tabel hasil.

Tampil di depan pendukung sendiri menjadi kesempatan penting bagi Mario untuk mencari hasil lebih baik. Pengalaman mengenal karakter lintasan Mandalika dapat menjadi modal dalam menentukan setelan motor yang sesuai selama sesi latihan berlangsung.

Namun, posisi ke-16 pada FP1 belum menggambarkan hasil akhir yang akan diraih Mario sepanjang akhir pekan. Ia masih berpeluang memperbaiki catatan waktu pada sesi selanjutnya sebelum memasuki tahapan penentuan posisi start.

Hasil FP1 Menjadi Modal Menuju Sesi Berikutnya

Guevara memimpin sesi pembuka, sedangkan Escrig dan Gonzalez membayangi di posisi kedua serta ketiga. Ketiganya menjadi penghuni posisi teratas dalam hasil awal Moto2 Indonesia 2026.

Bagi Mario, fokus berikutnya adalah memangkas selisih waktu dan menemukan ritme yang lebih kompetitif. Hasil latihan lanjutan akan menjadi bagian penting dari persiapannya menghadapi balapan di Mandalika pada 9–11 Oktober 2026.

Dengan persaingan yang masih terbuka, perhatian selanjutnya tertuju pada kemampuan para pembalap mempertahankan konsistensi sekaligus memperbaiki performa sebelum balapan utama digelar.