— Pembalap asal Indonesia, Mario Aji, harus puas menyelesaikan sesi practice Moto2 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di posisi ke-23. Sesi latihan tersebut berlangsung di Sirkuit Mandalika pada Jumat siang.

Sepanjang sesi latihan, pebalap tanah air ini kesulitan menembus barisan 10 besar. Mario sempat berada di peringkat ke-16 sebelum posisinya melorot ke urutan ke-18, hingga akhirnya mengakhiri sesi di peringkat ke-23.

Catatan waktu Mario terpaut 0,850 detik dari pencapaian Izan Guevara yang keluar sebagai yang tercepat. Rider berusia 22 tahun tersebut membukukan waktu 1 menit 32,465 detik dalam satu putaran Sirkuit Mandalika.

Di belakang Guevara, posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Senna Agius serta Alonso Lopez pada paruh awal sesi. Menjelang akhir sesi, komposisi teratas sempat berganti di mana Alex Escrig menduduki posisi kedua dan Daniel Holgado di tempat ketiga, sementara Guevara tetap memimpin.

Jalannya sesi latihan bebas ini sempat diwarnai oleh insiden yang melibatkan pebalap asal Spanyol, Manuel Gonzalez. Kaca pelindung atau visor pada helm Gonzalez terlepas ketika ia memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di lintasan, lalu jatuh di tengah trek.

Tidak lama berselang, bendera merah atau red flag dikibarkan ketika sesi latihan menyisakan waktu 12 menit 27 detik akibat gangguan teknis yang berkaitan dengan jaringan.

“Kami mengalami masalah konektivitas yang berdampak pada ruang steward dan sistem pencatatan waktu,” bunyi pernyataan MotoGP Race Director, Graham Webber.

Pengibaran bendera merah ini memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 30 menit. Sesi practice kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 14.13 waktu Indonesia bagian barat.