— Huawei secara resmi memperkenalkan ponsel lipat terbarunya, Huawei Mate XT 2 di China. Perangkat generasi kedua ini hadir dengan desain inovatif lipat tiga, ditenagai chipset Kirin terbaru, dan arsitektur lipat yang berbeda dari model sebelumnya.

Berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan desain lipat keluar, Mate XT 2 mengadopsi arsitektur lipat ke dalam. Desain ini diklaim mampu melindungi layar utama saat tidak digunakan. Saat dibuka, pengguna akan disajikan layar OLED berukuran 10,2 inci dengan resolusi 3K. Layar ini juga telah mendukung refresh rate adaptif LTPO 1-120Hz serta fitur peredupan PWM frekuensi tinggi.

Ketika dalam kondisi terlipat, pengguna dapat memanfaatkan layar depan (cover screen) berukuran 6,5 inci. Layar depan ini dirancang menyerupai ponsel konvensional dengan rasio layar penuh hingga ke sudut. Terdapat lubang di layar depan untuk penempatan kamera selfie dan sensor otentikasi wajah, serta lapisan reflektif untuk meningkatkan sudut pandang.

1/2
Image
Image

Desain dan Ketahanan Huawei Mate XT 2

Image

Meskipun mengusung layar berukuran besar, ketebalan Huawei Mate XT 2 hanya 3,5 mm saat terbuka penuh. Perangkat ini juga diklaim sebagai ponsel lipat tiga teringan di pasaran dengan berat 299 gram. Lebih lanjut, Mate XT 2 telah mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan percikan air IP58 serta IP59.

Huawei juga menyempurnakan mekanisme engsel untuk menjaga profil perangkat tetap tipis sekaligus memberikan pengalaman buka-tutup yang mulus. Sisi belakang perangkat hadir dengan pilihan panel unik yang memberikan kesan premium, sementara modul kamera berbentuk oktagonal besar tetap menjadi ciri khas desainnya.

1/3
Image
Image
Image

Fitur Privasi Layar Inovatif

Selain teknologi layar lipatnya, Huawei Mate XT 2 membawa kemajuan teknologi signifikan lainnya, yaitu fitur layar privasi. Ini merupakan ponsel lipat pertama yang diluncurkan dengan fitur tersebut, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan perangkat di tempat umum tanpa perlu khawatir privasi mereka terganggu.

Konfigurasi Kamera Lengkap

Huawei Mate XT 2 dibekali dengan empat buah kamera. Kamera utamanya memiliki resolusi 50MP dengan sensor 1/1.28 inci, mendukung aperture variabel, stabilisasi gambar optik (OIS), dan palet piksel RYYB. Kamera ultra-wide-angle hadir dengan resolusi 40MP, sementara kamera periskop menawarkan zoom optik 3.5x dengan resolusi 50MP. Kamera keempat adalah kamera multi-spektral yang dirancang untuk menghasilkan warna yang realistis dalam setiap hasil foto.

Baik di layar dalam maupun layar depan, terdapat kamera selfie 8MP yang dilengkapi dengan sensor pengenal wajah.

Performa Chipset Kirin 9050 Pro

Image

Perangkat ini menjadi yang pertama menggunakan chipset Kirin 9050 Pro, yang dibangun di atas arsitektur LogicFolding baru. Chipset ini diklaim menghasilkan kinerja 46% lebih baik dibandingkan Kirin 9030 Pro.

Daya Tahan Baterai dan Pengisian Daya

Mate XT 2 dibekali baterai berkapasitas 5600mAh yang diklaim mampu memberikan daya tahan yang optimal. Pengguna dapat mengisi daya ponsel ini dengan pengisi daya kabel super cepat 66W dan dukungan pengisian daya nirkabel super hingga 50W.

Sistem Operasi HarmonyOS 7

Huawei menyematkan sistem operasi terbaru HarmonyOS 7 pada perangkat ini. Sistem operasi ini hadir dengan berbagai fitur baru, seperti multitasking yang ditingkatkan, pembuatan konten berbasis AI, asisten Celia yang didukung model AI on-device, dan banyak lagi. HarmonyOS 7 mengintegrasikan agen AI di seluruh sistem untuk akses lebih cepat ke berbagai fungsi di bawah payung HarmonyOS Intelligence.

Antarmuka pengguna (UI) juga mengalami peningkatan dengan elemen visual seperti slider volume dan cahaya yang kini menampilkan animasi interaktif.

Harga dan Ketersediaan

Image

Huawei Mate XT 2 hadir dengan RAM 16GB di semua varian penyimpanan. Harga peluncurannya adalah sebagai berikut:

  • 256GB: 19.999 yuan (sekitar Rp44,6 juta)
  • 512GB: 21.999 yuan (sekitar Rp49,1 juta)
  • 1TB: 23.999 yuan (sekitar Rp53,6 juta)
  • 1TB dengan Layar Privasi: 24.999 yuan (sekitar Rp55,8 juta)

Tersedia pula edisi kolektor dengan spesifikasi 16GB+2TB yang dibanderol seharga 29.999 yuan (sekitar Rp66,9 juta).