Topik.id — Huawei kembali memperluas pilihan jam tangan pintarnya dengan meluncurkan dua varian baru Huawei Watch Ultimate 2 pada 7 September 2026. Kedua model tersebut adalah Snow White dan DESCENTE, yang membawa penyegaran pada desain sekaligus peningkatan fitur olahraga, khususnya untuk aktivitas ski.
Kehadiran dua varian baru ini melengkapi pilihan warna yang sebelumnya tersedia, seperti Sky Black, Sea Blue, dan Field Green. Selain tampilan yang berbeda, Huawei juga menghadirkan sejumlah fitur tambahan untuk menunjang aktivitas luar ruangan.

Desain Baru dengan Tampilan Segar
Huawei Watch Ultimate 2 Snow White hadir dengan bezel berwarna ungu-putih yang dipadukan dengan tali berbahan nilon rajut. Material tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik dan tahan air, sehingga dirancang tetap nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.
Sementara itu, varian DESCENTE merupakan hasil kolaborasi Huawei dengan DESCENTE dan mengusung warna abu-abu gelap. Model ini menggunakan bezel keramik serta tali nilon rajut dengan warna senada untuk memberikan tampilan sporty sekaligus premium.
Enam Mode Ski Baru
Salah satu pembaruan utama pada Huawei Watch Ultimate 2 adalah dukungan terhadap enam mode ski baru. Fitur tersebut mencakup ski luar ruangan, seluncur salju luar ruangan, ski dalam ruangan, seluncur salju dalam ruangan, ski lintas alam, serta mode ski gunung.
Mode ski gunung memungkinkan pengguna mengimpor file rute dalam berbagai format populer. Saat melakukan pendakian, jam tangan dapat menampilkan informasi ketinggian dan jarak tempuh secara langsung.
Ketika menuruni gunung, perangkat juga dapat mencatat sejumlah data secara otomatis, termasuk kecepatan dan ketinggian.
Huawei turut membekali perangkat dengan fitur pengenalan jenis putaran saat bermain ski. Fitur ini dapat menghitung jumlah putaran pendek, sedang, dan panjang beserta frekuensinya.
Layar dan Ketahanan

Huawei Watch Ultimate 2 menggunakan layar AMOLED LTPO 2.0 berukuran 1,5 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel dan kepadatan 310 PPI. Layar tersebut memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nit.
Bagian bezel menggunakan material keramik nano-mikrokristalin yang dirancang tahan gores dan korosi.
Untuk aktivitas menyelam, Huawei Watch Ultimate 2 tetap mendukung penggunaan hingga kedalaman 150 meter. Perangkat ini juga dilengkapi fitur Sonar Communication yang terinspirasi dari kemampuan lumba-lumba.
Teknologi tersebut memanfaatkan sonar mini bawaan untuk memungkinkan komunikasi di bawah air, sehingga tidak hanya mengandalkan gestur atau cahaya yang memiliki keterbatasan dalam kondisi tersebut.
Konektivitas dan Fitur Kesehatan
Huawei Watch Ultimate 2 dapat mengenali kondisi jaringan secara otomatis dan menyesuaikan antenanya untuk mengoptimalkan sinyal. Kemampuan ini ditujukan untuk menjaga navigasi dan panggilan melalui eSIM tetap berjalan dengan lancar.
Fitur konektivitas lainnya mencakup pesan suara melalui satelit Beidou. Untuk aktivitas luar ruangan, tersedia pula mode petualangan, fitur deteksi jatuh, serta koneksi ke kamera aksi.
Jam tangan ini juga mendukung analisis kesehatan dan olahraga berbasis kecerdasan buatan (AI), kendali dengan gestur, fungsi kunci mobil pintar, pembayaran NFC, serta teknologi sensor kesehatan X-TAP.
Untuk pemantauan kesehatan, pengguna dapat melakukan analisis EKG, pemeriksaan kesehatan mikro, melihat ringkasan kesehatan, dan memantau kadar oksigen dalam darah. Perangkat ini juga menyediakan fitur Emotional Wellbeing untuk membantu mengelola stres serta fitur pemantauan kesehatan tidur.
Huawei turut menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam riset kesehatan terkait penyakit jantung koroner, risiko tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah.
Baterai dan Ketersediaan
Untuk daya tahan, varian Snow White diklaim mampu digunakan hingga 11 hari dalam mode hemat daya untuk penggunaan ringan. Dalam penggunaan normal, daya tahan mencapai 6 hari, sedangkan dengan fitur Always-On Display (AOD) aktif, perangkat dapat bertahan hingga 4 hari.
Huawei Watch Ultimate 2 Snow White dan DESCENTE telah memasuki masa pra-pesan mulai 7 September 2026 dan akan mulai dijual pada 17 September. Kedua varian tersebut dibanderol dengan harga 6.999 yuan (sekitar Rp18,4 juta).
Ikuti Topik.id
