— Persib Bandung sukses memetik kemenangan penting dalam lawatan mereka ke Thailand pada ajang ASEAN Club Championship. Bertanding di Thammasat Stadium, skuad berjuluk Maung Bandung tersebut mencatatkan kemenangan dramatis dengan skor 3-1 atas Port FC.

Laga sempat berjalan berat bagi wakil Indonesia tersebut setelah tuan rumah memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti Jude Bell pada menit ke-66. Tertinggal di paruh akhir babak kedua membuat posisi Persib berada di bawah tekanan besar.

Kendati demikian, kebangkitan luar biasa ditunjukkan oleh anak asuh Igor Tolic. Hanya dalam durasi sembilan menit menjelang bubaran, Maung Bandung sukses memberondong tiga gol sekaligus untuk membalikkan keadaan.

Aksi Mariano Peralta pada menit ke-87 menjadi pembuka jalan lewat gol penyama kedudukan. Momentum tersebut dilanjutkan oleh Berguinho yang mencetak gol kedua pada menit 90+2, sebelum Luka Menalo mengunci kemenangan lewat golnya di menit 90+6.

Perubahan Taktik Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Persib, Igor Tolic, membeberkan bahwa keberhasilan timnya membalikkan kedudukan bersumber dari kecerdasan para pemain dalam membaca situasi di atas lapangan. Juru taktik asal Kroasia itu menilai penyesuaian strategi setelah turun minum menjadi faktor krusial.

“Ya, selamat untuk para pemain. Hal ini mungkin terjadi ketika Anda memiliki sekelompok pemain yang sangat cerdas di lapangan. Mereka bisa beradaptasi, mereka bisa mengubah sistem, mereka bisa mengubah jalannya pertandingan, dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Igor seusai pertandingan.

Menurut Igor, timnya sengaja menerapkan pendekatan berbeda pada masing-masing babak. Pada paruh pertama, Persib memilih untuk fokus memperketat pertahanan dan meredam gempuran lawan di area kotak penalti.

“Babak pertama adalah satu jenis permainan dan babak kedua, sampai terjadinya gol, kami mengubah beberapa hal, tetapi kami tampil baik di kedua fase, terutama dalam menjaga area kotak penalti,” ujarnya.

Strategi tersebut sukses meredam sejumlah peluang Port FC. Ketika stamina skuad tuan rumah mulai menurun di pengujung laga, ruang-ruang kosong di lini pertahanan lawan berhasil dimanfaatkan secara maksimal lewat skema serangan balik cepat.

“Mereka memiliki beberapa peluang di babak pertama, tetapi kami bertahan dengan baik dan kemudian ketika mereka mulai kelelahan, ruang terbuka dan kami memiliki pemain serangan balik yang luar biasa,” tutur Igor.

“Jadi kami hanya menempatkan mereka di posisi yang tepat dan ruang pun terbuka. Ketika Anda memiliki kualitas penyerang seperti ini, terkadang Anda tidak mencetak gol, tetapi sering kali Anda akan berhasil. Hari ini kami mencetak tiga gol dan saya pikir kami layak menang hari ini,” tambahnya.

Awal Positif di Kompetisi Asia Tenggara

Hasil positif di markas Port FC membuat Persib kini mengantongi tiga poin penting. Maung Bandung menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup B di bawah Johor Darul Tak’zim.

Gelandang serang Persib, Luka Menalo, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini, turut memberikan apresiasi kepada seluruh elemen klub dan suporter yang mendampingi perjuangan tim.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh penggemar kami, kepada semua pemain, dan orang-orang yang bekerja di klub. Oke, pertandingan yang sulit, kami tahu ini akan sulit, tetapi seperti yang dikatakan pelatih, kami bisa beradaptasi, kami bisa mengubah sistem,” ujar Menalo.

Ia mengamini penjelasan sang pelatih bahwa transisi permainan dari bertahan total pada babak pertama menjadi tekanan intensif di babak kedua menjadi kunci keberhasilan membongkar pertahanan Port FC.

“Babak pertama adalah satu tipe permainan, kami membiarkan mereka menguasai bola, membiarkan mereka unggul, kami bertahan, dan di babak kedua kami mengubah sistem, kami menekan mereka dan kami mencetak tiga gol dari serangan balik,” katanya.

“Saya pikir itu adalah pertandingan yang sangat bagus bagi kami dan saya ingin mengucapkan selamat kepada semua rekan tim saya,” pungkas Menalo.