IHSG diprediksi melemah pada Senin, 19 Oktober 2026, setelah terjun 11,57 persen pada akhir pekan lalu. Sejumlah sekuritas merilis saham pilihan beserta target harga dan batas kerugian.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (16/10/2026) dengan penurunan 678,6 poin ke level 5.185,1. Tekanan di pasar global, aksi jual saham teknologi, serta kenaikan harga minyak menjadi sejumlah faktor yang membayangi pergerakan pasar saham.
Bursa Asia Bergerak Beragam, Wall Street Tertekan
Perdagangan saham di kawasan Asia pada Senin menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Nikkei 225 Jepang turun 1,65 persen, sedangkan Topix melemah 1,12 persen. Kospi Korea Selatan terkoreksi 1,29 persen dan Kosdaq turun 0,93 persen.
Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak menguat 0,37 persen.
Sebelumnya, Wall Street mengalami tekanan pada Jumat (16/10/2026). Aksi jual saham teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan semikonduktor membebani indeks saham Amerika Serikat. Kenaikan harga minyak juga memicu kekhawatiran mengenai inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.
Di tengah kondisi pasar yang bergejolak, BNI Sekuritas dan MNC Sekuritas menyampaikan sejumlah rekomendasi trading yang dapat dicermati investor.
BNI Sekuritas Pilih Enam Saham untuk Trading
BNI Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk enam saham. Strategi ini mengacu pada pembelian ketika harga melemah hingga memasuki area yang dinilai menarik.
| Saham | Area Beli | Cut Loss | Target Harga |
|---|---|---|---|
| TINS | 3.310–3.340 | Di bawah 3.300 | 3.500–3.600 |
| NCKL | 640–650 | Di bawah 640 | 700–730 |
| INCO | 3.200–3.250 | Di bawah 3.200 | 3.500–3.700 |
| AADI | 9.200–9.375 | Di bawah 9.200 | 10.000–10.450 |
| CPIN | 2.400–2.430 | Di bawah 2.380 | 2.640–2.720 |
| TAPG | 1.680–1.700 | Di bawah 1.640 | 1.800–1.840 |
Keenam saham tersebut memiliki rentang masuk dan batas cut loss berbeda. Investor perlu memperhatikan pergerakan harga aktual sebelum mengambil keputusan transaksi.
MNC Sekuritas Rekomendasikan ASII hingga UNTR
MNC Sekuritas turut merilis empat saham pilihan, yaitu ASII, INCO, TLKM, dan UNTR. Rekomendasi mencakup strategi trading buy maupun buy on weakness.
| Saham | Strategi | Area Beli | Target Harga | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| ASII | Trading Buy | 4.000–4.160 | 4.320; 4.420 | Di bawah 3.920 |
| INCO | Buy on Weakness | 3.270–3.450 | 3.840; 4.190 | Di bawah 3.130 |
| TLKM | Buy on Weakness | 1.775–1.840 | 1.980; 2.100 | Di bawah 1.730 |
| UNTR | Buy on Weakness | 22.325–22.600 | 23.450; 23.900 | Di bawah 21.900 |
MNC Sekuritas mencatat ASII turun 12,34 persen ke 4.190, INCO terkoreksi 14,81 persen ke 3.450, TLKM melemah 14,80 persen ke 1.900, dan UNTR turun 10,40 persen ke 22.625.
Rekomendasi tersebut merupakan pandangan analis, bukan jaminan keuntungan. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko dan disiplin menerapkan batas kerugian, terutama saat volatilitas pasar meningkat.









