— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan hari Jumat 9 Oktober 2026 dengan mencatatkan penguatan. Indeks terpantau naik 62,48 poin atau 1,04 persen dan parkir di level 6.093,76.

Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI), laju indeks dimulai pada posisi 6.039,01. Sepanjang jam perdagangan berlangsung, pergerakan IHSG berada di antara titik terendah 5.995,82 hingga posisi tertinggi pada 6.100,58.

Aktivitas pasar mencatatkan kapitalisasi saham menembus angka Rp 10.701 triliun. Volume perdagangan secara keseluruhan mencapai 37,57 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi menyentuh Rp 9,93 triliun serta frekuensi yang terjadi sebanyak 1,42 juta kali.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 407 emiten mengalami kenaikan, 245 emiten tertekan di zona merah, dan 311 emiten lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Sektor Barang Baku Pimpin Penguatan Pasar

Laju positif IHSG pada akhir pekan ini didukung oleh pergerakan mayoritas sektor saham. Dari total 11 indeks sektoral yang ada, sebanyak 10 sektor berhasil menguat dan hanya satu sektor yang mengalami pelemahan.

Kenaikan paling tinggi dicatatkan oleh indeks sektor barang baku yang melompat 1,67 persen hingga ke posisi 1.676,98. Menyusul di belakangnya, sektor perindustrian mengalami apresiasi sebesar 1,51 persen ke level 1.577,33.

Penguatan lanjutan turut dibukukan oleh sektor infrastruktur yang bertambah 1,15 persen menjadi 1.699,64, serta sektor transportasi dan logistik yang menguat 1,08 persen ke level 1.773,80.

Sektor barang konsumen nonprimer ikut mendulang kenaikan 1,02 persen ke posisi 681,34. Sektor keuangan menguat 0,79 persen ke 1.314,88, sementara sektor energi terdongkrak 0,71 persen ke level 3.159,46.

Peningkatan juga dirasakan oleh sektor kesehatan yang naik 0,69 persen ke 1.468,99, sektor teknologi yang bertambah 0,60 persen ke level 5.807,79, serta sektor barang konsumen primer yang menanjak 0,86 persen ke posisi 906,39.

Di sisi lain, sektor properti menjadi satu-satunya lini yang terkoreksi setelah mencatat penurunan tipis sebesar 0,16 persen ke level 744,45.

Kinerja Sejumlah Indeks Domestik Lainnya

Tren positif juga merata pada berbagai indeks saham domestik lainnya yang ikut menutup hari perdagangan di zona hijau.

Jakarta Islamic Index (JII) menguat sebesar 1,41 persen ke level 364,76. Kenaikan serupa dicatatkan oleh indeks LQ45 yang bertambah 1,35 persen ke posisi 601,67 dan indeks KOMPAS100 yang menanjak 1,34 persen ke level 785,48.

Indeks IDX30 turut mengekor dengan penguatan 1,28 persen ke level 334,37. Sementara itu, Jakarta Islamic Index 70 (JII70) menguat 1,22 persen ke posisi 142,03 dan Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) naik 0,77 persen ke level 212,86.

Bursa Saham Regional Asia Bergerak Variatif

Sementara itu, kondisi bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang beragam sepanjang perdagangan hari Jumat.

SSE Composite Index di China tercatat naik tipis 0,05 persen ke level 3.813,79. Penguatan lebih tinggi dialami oleh Hang Seng Index di Hong Kong yang melonjak 1,79 persen ke level 24.211,35, serta S&P/ASX 200 di Australia yang menguat 0,64 persen ke level 8.716,60.

Kendati demikian, koreksi terjadi pada Nikkei 225 di Jepang yang melemah tipis 0,02 persen ke posisi 69.030,92. Tekanan lebih dalam dialami oleh KOSPI di Korea Selatan yang merosot 2,62 persen ke level 6.625,93.