— Praktik kiper yang pura-pura cedera demi memberikan waktu bagi pelatih menyusun strategi taktis tampaknya akan segera berakhir di sepak bola Inggris. Otoritas sepak bola Inggris telah menyepakati uji coba aturan baru yang dijuluki “Donnarumma Rule”.

Dinamakan “Donnarumma Rule” berasal dari kebiasaan penjaga gawang Gianluigi Donnarumma dan timnya saat memanfaatkan momen perawatan medis kiper sebagai tactical timeout (waktu jeda taktis) untuk instruksi pelatih.

Kesepakatan Lintas Otoritas

Inisiatif ini merupakan hasil pemufakatan bersama antara Premier League, EFL (Liga Sepak Bola Inggris), WSL (Liga Wanita), dan FA. Aturan baru ini dirancang untuk menghentikan kiper yang kerap memanfaatkan celah aturan, di mana wasit wajib menghentikan pertandingan jika pemain mengeluh kesakitan.

Mekanisme Aturan Baru

Berbeda dengan pemain di posisi lain, kiper yang mendapat perawatan medis tidak diwajibkan meninggalkan lapangan. Celah inilah yang sering disalahgunakan untuk mengulur waktu dan menciptakan ruang diskusi taktis dadakan di pinggir lapangan. Untuk mengatasi hal tersebut, aturan tegas disiapkan.

Jika seorang kiper membutuhkan penanganan medis di tengah pertandingan, timnya akan dikenakan sanksi. Pelatih wajib mengorbankan satu pemain lapangan untuk keluar dari area permainan selama minimal satu menit setelah laga dilanjutkan. Dengan demikian, tim tersebut harus bermain dengan 10 orang untuk sementara waktu.

Pelatih hanya memiliki waktu 10 detik untuk menentukan pemain yang harus keluar dan melaporkannya kepada ofisial keempat. Apabila keputusan tidak diambil dalam batas waktu tersebut, kapten tim secara otomatis akan ditunjuk untuk keluar lapangan.

Pengecualian Tetap Diberlakukan

Otoritas sepak bola menyadari bahwa tidak semua cedera kiper merupakan trik taktis. Oleh karena itu, aturan pencopotan sementara satu pemain lapangan ini memiliki beberapa pengecualian. Situasi tersebut meliputi cedera kiper yang disebabkan oleh pelanggaran lawan yang berujung pada tendangan bebas, benturan keras dengan pemain lain, atau ketika kiper mengalami luka terbuka yang membutuhkan perawatan serius.