Topik.id — Inter Milan masih belum mendulang satu pun poin pada ajang Liga Champions musim ini. Meski demikian, pelatih kepala Cristian Chivu meminta agar anak asuhnya tetap menunjukkan sikap optimis dalam menghadapi sisa pertandingan.
Langkah Nerazzurri terganjal setelah menelan kekalahan tipis 3-4 kala menjamu Club Brugge dalam pertandingan matchday kedua Liga Champions yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB. Hasil negatif tersebut melengkapi tren buruk Inter, mengingat pada laga perdana sebelumnya mereka juga tumbang di tangan Real Madrid.
Kendati situasi ini membuat posisi mereka di klasemen berada di bawah tekanan, peluang belum tertutup sepenuhnya. Masih ada enam pertandingan tersisa yang harus dijalani skuad asuhan Cristian Chivu guna mengamankan tiket melaju ke fase gugur.
“Kita juga harus tetap optimis, karena masih ada enam pertandingan lagi. Memang benar, dua kekalahan ini merusak harapan kami di Liga Champions, terutama mengingat bagaimana kami mengakhiri musim lalu di kompetisi ini,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan secara taktis. saya bertanggung jawab, tetapi secara mental kami juga perlu menemukan keseimbangan yang tepat untuk menghadapi pertandingan-pertandingan ini,” sambungnya.
Sorotan utama kini mengarah pada rapuhnya lini belakang tim. Sebagai juara bertahan Serie A musim lalu, catatan kebobolan Inter tergolong mengkhawatirkan dengan total kemasukan 14 gol dari delapan penampilan resmi baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Saya tidak bisa mengatakan ini tidak mengkhawatirkan, jelas ada hal-hal yang perlu kami evaluasi ulang. Sangat sulit untuk kembali ke jalur yang benar di Liga Champions mengingat kualitas lawan, tetapi kami harus fokus pada keseimbangan, duel, bola kedua, dan menjaga formasi,” Chivu mengungkapkan.


