Topik.id — Inter Milan menghadapi tantangan untuk memutus rangkaian hasil negatif saat bersiap menjamu Club Brugge pada matchday kedua fase liga Liga Champions. Performa Nerazzurri di kompetisi Eropa tengah menjadi perhatian setelah mereka menelan sejumlah kekalahan dalam pertandingan terakhir.
Mengacu pada statistik di situs resmi UEFA, Inter hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhirnya di Liga Champions. Enam pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan, termasuk tiga kekalahan berturut-turut yang membuat catatan mereka menyamai rekor negatif klub di ajang tersebut.
Inter Milan Berusaha Mengakhiri Tren Kekalahan
Rentetan hasil buruk Inter tidak hanya terjadi ketika bermain tandang. Klub asal Italia itu juga kalah dalam tiga pertandingan kandang terakhir di Liga Champions secara beruntun. Catatan tersebut menyamai periode terburuk mereka saat tampil di hadapan pendukung sendiri pada kompetisi Eropa tersebut.
Meski demikian, Inter masih memiliki statistik yang dapat menjadi modal menghadapi Club Brugge. Nerazzurri tercatat selalu menang dalam 18 pertandingan terakhir Liga Champions ketika berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan.
Catatan lain menunjukkan Inter tidak pernah bermain imbang dalam 16 pertandingan terakhir pada fase liga Liga Champions. Dari rangkaian tersebut, mereka mengumpulkan 11 kemenangan dan lima kekalahan. Statistik ini memperlihatkan bahwa pertandingan Inter dalam periode tersebut cenderung menghasilkan pemenang.
Club Brugge Punya Catatan Sulit Melawan Klub Italia
Club Brugge juga datang dengan rekam jejak yang belum meyakinkan saat menghadapi wakil Italia. Dalam 18 pertemuan terakhir melawan klub dari negara tersebut, tim Belgia itu hanya mencatat dua kemenangan, enam hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Pertandingan ini turut menghadirkan cerita menarik karena melibatkan dua pemain yang pernah membela klub lawan. Aleksandar Stankovic kembali ke Inter pada musim panas 2026 setelah menjalani musim sebelumnya bersama Club Brugge.
Selama memperkuat klub Belgia tersebut, Stankovic mencatatkan sembilan gol dari 55 penampilan. Pengalamannya bersama Club Brugge membuat pertemuan kali ini memiliki sisi tersendiri bagi pemain tersebut.
Di kubu seberang, Club Brugge mendatangkan Yann Sommer dari Inter pada bursa transfer musim panas. Kiper berusia 37 tahun itu sebelumnya membukukan 139 penampilan bersama Nerazzurri sepanjang periode 2023 hingga 2026.
Produktivitas Gol Club Brugge Jadi Sorotan
Statistik gol juga menjadi perhatian menjelang duel kedua tim. Sebanyak 66 gol tercipta dalam 16 pertandingan terakhir Club Brugge di Liga Champions, dengan rata-rata mencapai 4,13 gol per laga.
Angka tersebut menggambarkan tingginya produktivitas gol dalam pertandingan yang melibatkan Club Brugge belakangan ini. Namun, statistik itu belum tentu terulang saat mereka berhadapan dengan Inter.
Bagi Nerazzurri, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan di Liga Champions sekaligus menghentikan tren kekalahan. Sementara itu, Club Brugge berpeluang memanfaatkan situasi tersebut untuk memburu hasil positif di markas lawan.


