Apple akhirnya merilis ponsel lipat perdananya yang diberi nama iPhone Duo. Perangkat ini diperkenalkan sebagai inovasi terbaru Apple di pasar ponsel, bukan sebagai iPhone Fold atau iPhone Ultra seperti rumor yang beredar.

CEO Apple, John Ternus, saat peluncuran menekankan visi Apple untuk menjadikan iPhone sebagai pusat kehidupan digital. Ia menjelaskan bahwa layar yang lebih besar pada iPhone Duo akan membuka cara baru dalam menikmati konten, berinteraksi dengan Siri AI, serta menjalankan berbagai aplikasi dan game. “Pada saat yang sama, perangkat itu tetap harus muat di saku dan nyaman dalam genggaman. Kami pikir cara terbaik untuk mewujudkannya adalah melalui desain lipat,” ujar Ternus dalam acara Apple Event yang digelar pada Kamis (10/9/2026).

Ternus juga menyindir desain ponsel lipat dari produsen lain yang dinilainya kurang optimal. “Produsen lain membuat perangkat lipat yang terasa seperti dua ponsel yang ditempelkan secara canggung. Hasilnya adalah layar persegi yang kurang cocok dengan cara orang menggunakannya,” kritiknya.

Apple kemudian memamerkan iPhone Duo dengan bentuk yang lebar dan pendek, menyerupai ukuran paspor saat ditutup. Inovasi ini diklaim sebagai perubahan terbesar pada lini iPhone sejak generasi pertamanya.

Layar Luas 7,6 Inci dan Engsel Inovatif

iPhone Duo dilengkapi layar luar Super Retina XDR berukuran 5,4 inci, yang luasnya mencapai 90% dari layar iPhone 18 Pro. Saat dibuka, pengguna akan disajikan layar dalam seluas 7,6 inci, diklaim 50% lebih luas dari layar iPhone 18 Pro Max. Kedua layar ini memiliki rasio aspek yang sama dan mendukung teknologi ProMotion, Always-On Display, serta tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Desain ini memastikan tampilan aplikasi tetap konsisten saat berpindah antara layar luar dan dalam.

Layar bagian dalam dilapisi nano-texture untuk meminimalkan pantulan dan menyamarkan bekas lipatan. Apple tidak mengklaim lipatan akan hilang sepenuhnya, sehingga efektivitas lapisan ini akan terlihat dalam penggunaan sehari-hari.

Image

Perangkat ini akan mendukung Apple Pencil USB-C pada akhir tahun 2026. Alih-alih Face ID, Apple memilih Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping, sebuah kompromi untuk menjaga ketebalan bodi tetap ramping tanpa mengorbankan fitur otentikasi biometrik.

Rangka iPhone Duo terbuat dari titanium grade 5, sementara mekanisme engselnya tersusun dari lebih dari 100 komponen. Apple mengklaim proteksi Ceramic Shield 2 di bagian depan tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP68, yang berarti mampu bertahan dalam air hingga kedalaman enam meter selama 30 menit dalam pengujian laboratorium, memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna.

Sistem Operasi iOS 27.1 untuk Pengalaman Layar Lipat

iPhone Duo menjalankan sistem operasi iOS 27.1 yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna pada layar lipat. Dock, navigasi aplikasi, dan Dynamic Island diposisikan di sisi layar untuk memaksimalkan ruang vertikal yang tersedia.

Fitur Split View kini memungkinkan dua aplikasi berjalan berdampingan untuk pertama kalinya di iPhone. Pengguna juga dapat membuka dua jendela dari aplikasi yang sama dan menyimpan pasangan aplikasi tersebut untuk akses cepat.

Image

Desain lipat iPhone Duo memungkinkan perangkat untuk diletakkan dalam posisi setengah terbuka, ideal untuk menonton video, melakukan panggilan FaceTime, atau mengambil foto tanpa memerlukan tripod. Mode StandBy juga dapat diaktifkan meskipun perangkat tidak sedang mengisi daya.

Apple mengumumkan bahwa aplikasi populer seperti Netflix, Zoom, dan Slack telah mengadopsi optimalisasi untuk layar lipat iPhone Duo. Perangkat ini juga akan dilengkapi dengan Apple Intelligence dan Siri AI, meskipun dukungan bahasa Indonesia belum tersedia saat peluncuran. Optimalisasi perangkat lunak ini menjadi kunci penting agar layar lipat dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh aplikasi.

Kamera Berkualitas Tinggi dan Performa Unggul

iPhone Duo dibekali kamera utama Fusion 48 MP dengan sensor-shift OIS dan kemampuan zoom optik 2x. Kamera ini dilengkapi dengan Fusion Ultra Wide 48 MP yang juga mendukung fotografi makro.

Image

Fitur Duo Preview memungkinkan pengguna melihat pratinjau hasil jepretan di layar luar, membantu subjek untuk memeriksa pose mereka. Smart Take memanfaatkan AI untuk mengambil foto secara otomatis ketika subjek telah berpose sempurna, sementara Kid Cue menggunakan animasi karakter Peanuts untuk menarik perhatian anak-anak. Fitur-fitur ini menyoroti manfaat praktis dari desain lipat yang sulit ditiru oleh ponsel konvensional.

Kamera utama mendukung perekaman video 4K pada 120 fps dalam Dolby Vision, serta efek Cinematic yang dapat diterapkan setelah perekaman hingga 60 fps. Sektor performa ditenagai oleh chip A20 Pro berteknologi 2nm. Apple mengklaim performa berkelanjutan iPhone Duo 35% lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro berkat sistem pendingin vapor chamber.

Apple menempatkan satu baterai di setiap sisi perangkat. iPhone Duo diklaim mampu memutar video hingga 31 jam melalui layar dalam atau 44 jam saat menggunakan layar luar. Pengisian daya kabel dapat mengisi baterai hingga 50% dalam waktu sekitar 20 menit, sementara pengisian nirkabel menggunakan MagSafe atau Qi2 membutuhkan waktu sekitar 30 menit. iPhone Duo hanya mendukung eSIM secara global. Keputusan ini memungkinkan penambahan ruang untuk baterai, namun dapat menjadi tantangan di negara-negara yang adopsi eSIM-nya belum merata.

Image

Harga dan Ketersediaan iPhone Duo

iPhone Duo dibanderol mulai dari USD 1.999 atau setara Rp 35 juta di Amerika Serikat. Pilihan kapasitas penyimpanan yang tersedia meliputi 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB, dengan pilihan warna Star White dan Night Sky. Pre-order akan dibuka di lebih dari 70 negara dan wilayah pada 16 Oktober 2026, diikuti dengan penjualan perdana pada 23 Oktober. Ekspansi ke 28 negara dan wilayah lainnya dijadwalkan pada 30 Oktober.