Topik.id — Manajer Liverpool Andoni Iraola menyebut kartu merah yang diterima Ryan Gravenberch menjadi titik balik krusial dalam pertandingan melawan Manchester City. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Anfield tersebut, the Reds harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Gravenberch mendapat kartu merah setelah diganjar dua kartu kuning pada paruh kedua laga. Kehilangan satu pemain membuat lini pertahanan Liverpool goyah, dimanfaatkan dengan baik oleh Manchester City melalui gol-gol dari Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki yang mengunci kemenangan tim tamu.
Sebelum insiden kartu merah tersebut, Liverpool sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dan mendominasi jalannya laga. Meski mencatatkan penguasaan bola 45 persen, skuad asuhan Iraola mampu melepaskan 12 percobaan dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, the Citizens hanya mencatatkan lima percobaan dan satu tembakan tepat sasaran sebelum insiden itu terjadi.
Andoni Iraola menilai performa timnya berada di atas Manchester City selama kedua tim bermain dengan kekuatan penuh 11 melawan 11. Pelatih berusia 44 tahun itu tetap memuji kerja keras anak asuhnya meski akhirnya harus takluk di kandang sendiri.
“Saya kira analisisnya cukup jelas,” ujar Iraola di laman resmi Liverpool. “Saya kira kami memainkan dua permainan yang berbeda — satu sampai kartu merah, dan satu lainnya dari kartu merah sampai akhir.”
“Saya rasa kami adalah tim yang lebih baik sampai kartu merah di 62 menit pertama. Dan mereka tim daripada kami, pastinya, setelah kartu merah dan mereka mencetak gol-golnya. Namun, saya rasa para pemain pantas mendapatkan penghargaan pada hari ini karena menurut saya, mereka sudah memberikan segala-galanya,” lanjut dia.
“Saya rasa atmosfer dan perasaan kami sampai momen itu, juga tadi, saya rasa, momen terbaik kami mungkin ketika kami menciptakan banyak peluang dan bermain dengan positif. Pastinya ketika Anda kalah 0-3, ini tidak banyak tapi saya rasa ini penting,” ucap Andoni Iraola.
Hasil negatif ini menjadi kekalahan perdana yang diderita Liverpool pada ajang Liga Inggris 2026/2027. Akibat kekalahan ini, Si Merah tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin, terpaut sembilan angka dari Manchester City yang kokoh di puncak klasemen.


