Timnas Voli Putri Indonesia dipastikan akan memulai kiprahnya di Asian Games 2026 dengan menghadapi Timnas Voli Putri Nepal dan tuan rumah Timnas Voli Putri Jepang di Grup A. Seluruh pertandingan grup ini akan digelar di Park Arena Komaki, Aichi, Jepang.

Skuad asuhan pelatih Marcos Sugiyama dijadwalkan melakoni dua pertandingan di babak penyisihan. Laga pertama akan mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia dengan Timnas Voli Putri Nepal pada Kamis, 17 September 2026, pukul 17.00 WIB. Sehari kemudian, pada Jumat, 18 September 2026, tim Merah Putih akan langsung ditantang tuan rumah Timnas Voli Putri Jepang pada jam yang sama.

Dengan format kompetisi yang hanya memainkan dua laga di fase grup, satu kemenangan diprediksi sudah cukup untuk membuka peluang Indonesia lolos ke babak perempat final. Pertandingan melawan Timnas Voli Putri Jepang diperkirakan menjadi penentu posisi juara Grup A.

Peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk menembus babak perempat final dianggap cukup terbuka mendampingi Timnas Voli Putri Jepang. Timnas Voli Putri Nepal dinilai sebagai tim yang paling tidak diunggulkan dalam persaingan Grup A.Timnas Voli Putri Nepal merupakan anggota Asosiasi Bola Voli Asia Tengah (CAVA) dan bersaing di kawasan tersebut dengan Iran, India, Kazakhstan, Uzbekistan, Kirgistan, Tajikistan, dan Sri Lanka.

Meskipun harus menghadapi Timnas Voli Putri Jepang sebagai tuan rumah, para pemain Indonesia memelihara optimisme tinggi. Middle blocker Timnas Voli Putri Indonesia, Maradanti Namira, yang akrab disapa Rara, menegaskan target kemenangan saat menghadapi Timnas Voli Putri Jepang. “Optimis saja ya, untuk semangat tim kita ingin mengalahkan Jepang, melawan Jepang kita harus berkorban lebih-lebih lagi,” kata Rara.

Hasil laga melawan Timnas Voli Putri Nepal akan menjadi modal penting bagi Indonesia sebelum menghadapi Jepang pada pertandingan berikutnya. Kemenangan atas Timnas Voli Putri Nepal pada laga perdana diharapkan dapat menjadi bekal krusial demi meraih hasil maksimal di dua laga awal grup.