Topik.id — Timnas Bangladesh tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten sekaligus pemain senior Bangladesh, Jamal Bhuyan, menegaskan bahwa turnamen tersebut memiliki arti penting bagi dirinya dan seluruh skuad Red and Green Warriors.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026 di Indonesia. Bangladesh menjadi salah satu peserta Grup A bersama tuan rumah Indonesia, Singapura, dan Malaysia setelah masuk menggantikan India yang sebelumnya dijadwalkan mengikuti turnamen tersebut.
Bangladesh Berada di Grup A
Bangladesh akan menghadapi persaingan ketat sejak fase grup. Grup A mempertemukan mereka dengan Indonesia, Singapura, dan Malaysia, sedangkan Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, serta Pakistan.
Format kompetisi menetapkan juara masing-masing grup akan bertemu pada pertandingan final. Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up akan bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.
Bagi Bangladesh, keberadaan di Grup A menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan menghadapi sejumlah tim yang memiliki pengalaman di sepak bola Asia Tenggara. Pertandingan pertama mereka bahkan langsung mempertemukan Bangladesh dengan Malaysia.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/9/2026) sore WIB. Pertandingan itu akan menjadi awal perjalanan Bangladesh dalam turnamen yang untuk pertama kalinya mereka ikuti dalam format tersebut.
Jamal Bhuyan Soroti Harapan Masyarakat
Jamal Bhuyan memahami bahwa penampilan Bangladesh membawa tanggung jawab besar. Sebagai negara dengan populasi sekitar 180 juta jiwa, setiap pertandingan tim nasional memiliki perhatian tersendiri dari masyarakat.
Bhuyan mengatakan dirinya merasakan besarnya harapan yang diberikan kepada para pemain. Ia juga menyadari bahwa hanya 23 pemain yang terpilih untuk membawa nama Bangladesh dalam turnamen tersebut.
“Saya juga tahu bahwa ada begitu banyak orang yang menaruh ekspektasi besar kepada saya dan tim. Terutama saat Anda bermain untuk negara seperti Bangladesh, yang memiliki hampir 180 juta penduduk dan Anda adalah salah satu pemain terpilih dalam skuad yang berisi 23 orang,” kata Bhuyan seperti dikutip dari situs FIFA.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Bhuyan memandang kesempatan memperkuat tim nasional. Baginya, bermain untuk Bangladesh bukan sekadar menjalankan tugas sebagai pesepak bola profesional.
Membela Bangladesh Jadi Pengalaman Istimewa
Bhuyan juga mengungkapkan bahwa pengalamannya bersama tim nasional membuat setiap kesempatan tampil untuk Bangladesh terasa spesial. Ia telah menyaksikan banyak pemain datang dan pergi selama bertahun-tahun.
Pengalaman tersebut justru membuat pemain senior itu semakin menghargai keberadaannya di dalam skuad nasional. Ia menyebut kecintaannya terhadap sepak bola, tim nasional, dan negaranya menjadi alasan untuk terus memberikan kemampuan terbaik.
“Itu bukanlah sesuatu yang saya anggap remeh, dan setiap kali saya turun ke lapangan atau setiap kali saya bersama tim nasional, itu terasa istimewa karena saya telah melihat begitu banyak orang datang dan pergi selama bertahun-tahun,” ujar Bhuyan.
“Semakin lama saya berada di sini bersama tim, semakin saya menikmatinya karena saya mencintai sepak bola, saya mencintai tim saya, dan negara saya,” lanjutnya.
Laga Malaysia Jadi Ujian Pertama
Bangladesh akan memulai kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Malaysia pada Jumat sore. Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Bhuyan dan rekan-rekannya sebelum menghadapi Indonesia serta Singapura di Grup A.
Setelah pertandingan melawan Malaysia, Bangladesh masih harus menjalani dua pertandingan fase grup lainnya. Hasil dari seluruh pertandingan tersebut akan menentukan posisi mereka dan peluang untuk melangkah ke pertandingan perebutan gelar.
Kehadiran Bangladesh di turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membawa nama negara mereka di panggung regional. Bhuyan dan rekan-rekannya tentu akan berusaha menjawab ekspektasi masyarakat yang mengikuti perjalanan Red and Green Warriors.
Dengan komposisi Grup A yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Singapura, setiap pertandingan akan menjadi bagian penting dalam menentukan perjalanan Bangladesh. Bhuyan pun memastikan bahwa kesempatan mengenakan seragam tim nasional memiliki makna besar baginya.
Bagi Bangladesh, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya tentang hasil pertandingan. Turnamen ini juga menjadi momentum bagi para pemain untuk memberikan kebanggaan kepada jutaan masyarakat yang berada di belakang tim nasional mereka.
