Topik.id — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyatakan komitmennya untuk mengawal kesiapan dan pelaksanaan 53rd Fédération Internationale de Gymnastique (FIG) Artistics Gymnastics World Gymnastics Championships 2025.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gunawan Suswantoro ketika menghadiri konferensi pers hitung mundur satu tahun menuju kejuaraan tersebut di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
“Kami hadir lengkap pada pres konferensi ini, membuktikan bahwa Kemenpora sangat mendukung Kejuaraan Senam Dunia ke-53 tahun depan yang mengarah kepada mendorong peningkatan prestasi olahraga,” ujar Gunawan yang hadir mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga.
Pihaknya turut memberikan penghargaan kepada jajaran Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia atas kepercayaan yang diberikan FIG untuk mendaulat Indonesia sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut pada 14 hingga 25 Oktober 2025 di Indonesia Arena, Jakarta.
“Ini adalah bagian dari Komitmen dan konsistensi PB Persani yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian prestasi olahraga Senam Indonesia,” imbuhnya.
Cabang olahraga senam dipandang sebagai salah satu induk dari segala cabang olahraga sekaligus nomor pertandingan Olimpiade yang potensial mendongkrak posisi kontingen Indonesia pada ajang multi-event internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Pelaksanaan kejuaraan dunia ini dinilai membawa nilai tambah bagi kemajuan senam nasional sekaligus memperkenalkan fasilitas arena olahraga berstandar internasional yang dimiliki Indonesia kepada dunia.
Sebelumnya, rangkaian sosialisasi kejuaraan ini telah diawali lewat penyelenggaraan Festival 1st Gymnastics For All pada pertengahan tahun 2024 guna mengampanyekan olahraga senam di tengah masyarakat.
“Selamat Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan internasional ini. Semoga pelaksanaan acara berjalan lancar dan sukses, membawa manfaat yang massif untuk masyarakat sehat dan bugar. Kita sosialisasikan kembali agar pelaksanaannya nanti meriah dan dapat dinikmati oleh hampir 70 negara peserta, sekaligus mensosialisasikan cabor senam kepada seluruh masyarakat Indonesia,” harap Sesmenpora.
Sementara itu, Ketua PB Persani Ita Yuliati menyampaikan bahwa rangkaian jumpa pers dan peluncuran logo resmi ini menandai dimulainya hitung mundur satu tahun menuju perhelatan akbar kejuaraan dunia senam perdana di kawasan Asia Tenggara.
“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kemenpora RI, KONI Pusat dan NOC Indonesia yang telah memberi dukungan kepada PB Persani. Kami juga memiliki PR besar agar mampu melahirkan Rifda-Rifda yang lain,” ujarnya.
Kompetisi tersebut direncanakan bergulir di Indonesia Arena sebagai arena utama, sementara fasilitas latihan disiapkan di Hall A dan Hall B Jakarta Convention Center. Ajang ini diproyeksikan diikuti oleh ratusan atlet dari puluhan negara.
“Kami telah menentukan venuenya yakni di Indonesia Arena dan untuk training hall di JCC Hall A dan Hall B. Akan diikuti 60 negara dengan 500 orang peserta. Acara ini juga sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mendukung dan memeriahkan event senam terbesar di dunia sekaligus membuktikan Indonesia mampu menjadi tuan tingkat dunia,” imbuhnya.
