Topik.id — Komentar terbuka yang dilontarkan Lisandro Martinez terhadap jajaran petinggi Manchester United pascakekalahan dari Atletico Madrid dinilai bakal memperkeruh situasi internal klub.
Kekecewaan Martinez diarahkan secara khusus kepada Direktur Teknis Jason Wilcox. Bek tersebut merasa manajemen tidak memperkuat kedalaman skuad dengan semestinya, menyusul hasil negatif saat Setan Merah takluk 0-2 di kandang Atletico Madrid.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan minor Manchester United menjadi lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan, dengan rincian dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Meski respons tersebut mungkin mendapat sambutan hangat dari para pendukung, tindakan terbuka itu dikhawatirkan dapat mengganggu keharmonisan internal. Langkah tersebut berisiko memicu perpecahan di ruang ganti tim.
“Ini sama sekali tidak menguntungkan siapapun, dan mereka kini akan menjadi sorotan terkait masalah ini selama beberapa hari ke depan,” ujar mantan pemain Liverpool dan timnas Inggris Jamie Carragher kepada CBS Sports.
“Pendukung mana pun biasanya tidak menyukai para petinggi klub, jadi suporter United pasti akan menyambut hal ini dengan antusias dan menganggapnya sebagai sesuatu yang hebat. Menurut saya, tindakan dia melontarkan pernyataan seperti itu saat ini sangatlah buruk. Sungguh.”
Carragher juga menyoroti klaim Martinez mengenai musim lalu. Menurutnya, pencapaian Setan Merah pada periode tersebut tidak sepenuhnya ideal mengingat adanya pergantian manajer.
“Dan saat dia bilang ‘kami menjalani musim yang fantastis tahun lalu’, kenyataannya tidak demikian. Ada manajer yang dipecat musim lalu. Dipecat.”
“Mereka finis ketiga karena tidak punya jadwal pertandingan di turnamen lain. Mereka tersingkir sangat dini dari turnamen. Mereka itu finis ketiga karena performa Liverpool dan Chelsea juga buruk.”
“Sekarang kita melihat Manchester United yang sebenarnya di musim ini. Performa mereka kembali sangat buruk malam ini.”


