TOPIK.ID — Timnas Argentina bersiap memasuki babak baru setelah Lionel Messi mendekati akhir perjalanannya bersama Albiceleste. Pelatih Lionel Scaloni mengakui kepergian kaptennya akan meninggalkan ruang besar di dalam tim, tetapi ia tidak melihat masa depan Argentina akan meredup setelah era La Pulga berakhir.
Argentina dijadwalkan menjalani pertandingan perpisahan untuk Messi menghadapi Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pukul 06.00 WIB. Laga tersebut menjadi salah satu momen penting sebelum pemain berusia 39 tahun itu mengakhiri karier panjangnya di level internasional.
Kontribusi Messi Sulit Dicari Penggantinya
Messi telah menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina selama lebih dari 20 tahun. Bersama timnas, pemain tersebut mencatat 207 penampilan dan mencetak 125 gol. Koleksi prestasinya juga mencakup dua gelar Copa America serta trofi Piala Dunia.
Scaloni menyadari bahwa Argentina akan kehilangan sosok dengan kualitas yang sangat sulit ditemukan kembali. Menurutnya, kehadiran Messi di lapangan memberikan pengalaman berbeda bagi seluruh tim, baik dari sisi permainan maupun pengaruhnya terhadap rekan-rekan setim.
“Messi meninggalkan sesuatu yang tiada duanya. Kami harus terus bermain, namun sensasi saat ia berada di lapangan sungguh istimewa,” ujar Scaloni, dikutip ESPN.
Pelatih Argentina itu menilai kemampuan Messi dalam mengolah permainan merupakan sesuatu yang jarang ditemukan dalam sepak bola. Karena itu, kehilangan pemain tersebut tentu akan menjadi perubahan besar bagi skuad.
Scaloni Tak Khawatir Argentina Terpuruk
Meskipun mengakui beratnya kehilangan Messi, Scaloni tidak sepakat dengan anggapan bahwa Argentina akan mengalami penurunan prestasi setelah sang megabintang pergi.
Kekhawatiran tersebut muncul karena Argentina pernah mengalami periode panjang tanpa gelar setelah era Diego Maradona berakhir. Tim Tango bahkan harus menunggu sekitar 35 tahun sebelum kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Scaloni menilai kondisi Argentina saat ini berbeda. Tim nasional memiliki fondasi yang kuat dan pemain-pemain yang mampu melanjutkan performa positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Timnas Argentina akan terus bertahan. Kami akan tetap berada di level tinggi; saya sama sekali tidak meragukan hal itu,” tegasnya.
Keyakinan tersebut menjadi modal Argentina untuk memasuki periode regenerasi. Setelah Messi tidak lagi memperkuat timnas, perhatian akan beralih kepada pemain lain yang diharapkan mampu mengambil peran lebih besar.
Masa Depan Scaloni Masih Dibahas
Selain mempersiapkan Argentina menghadapi era setelah Messi, masa depan Scaloni sendiri juga tengah menjadi pembahasan. Kontraknya bersama timnas dijadwalkan berakhir tahun ini.
Scaloni saat ini disebut sedang menjalani negosiasi lanjutan dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Pembicaraan tersebut dikabarkan berjalan positif dan membuka peluang bagi sang pelatih untuk tetap menangani Albiceleste.
Jika kesepakatan tercapai, Scaloni berpeluang melanjutkan pekerjaannya selama empat tahun berikutnya. Keberlanjutan tersebut dapat menjadi bagian dari rencana Argentina untuk menjaga stabilitas tim sekaligus membangun generasi baru setelah era Messi.
Bagi Scaloni, perpisahan dengan Messi bukan berarti berakhirnya kekuatan Argentina. Ia tetap percaya Albiceleste memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi meski harus melanjutkan perjalanan tanpa pemain yang selama ini menjadi pusat permainan mereka.
