Sepakbola

Lisandro Martinez Sampaikan Permintaan Maaf Usai Kritik Manajemen MU

Lisandro Martinez resmi menyampaikan permintaan maaf setelah kritik terbuka terhadap manajemen Manchester United memicu polemik internal.

Lisandro Martinez Sampaikan Permintaan Maaf Usai Kritik Manajemen MU
Foto: PA Images via Getty Images/Bradley Collyer - PA Images

Bek Manchester United, Lisandro Martinez, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya yang mengkritik manajemen klub memicu polemik. Pemain asal Argentina tersebut mengakui bahwa rasa frustrasi akibat kekalahan membuatnya melontarkan komentar pada waktu dan situasi yang kurang tepat.

Permintaan maaf itu disampaikan Martínez melalui unggahan Instagram Story di akun Instagram pribadinya, @lisandromartinez, setelah mengadakan pertemuan dengan jajaran pimpinan Manchester United dan pelatih Michael Carrick pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk meredakan ketegangan internal yang muncul setelah Martínez secara terbuka mempertanyakan kebijakan klub, terutama terkait investasi pemain dan kekuatan skuad Manchester United.

Dalam pernyataannya, Martínez mengungkapkan bahwa pertemuan dengan manajemen berlangsung positif. Kedua pihak mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan masing-masing mengenai kejadian setelah pertandingan pada Selasa lalu.

“Hari ini saya bertemu dengan jajaran pimpinan klub dan pelatih. Itu merupakan pembicaraan yang sangat positif, di mana kami dapat bertukar pandangan dan berbicara secara terbuka mengenai apa yang terjadi setelah pertandingan hari Selasa,” ujar Martínez melalui Instagram Story.

Awal Mula Kontroversi

Kontroversi bermula setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atlético Madrid dalam pertandingan Liga Champions pada Selasa, 13 Oktober 2026. Hasil tersebut memicu kekecewaan Martínez yang kemudian menyampaikan kritik terhadap kondisi skuad dan kebijakan investasi pemain Manchester United.

Martínez mempertanyakan langkah manajemen dalam memperkuat tim agar mampu bersaing menghadapi klub-klub papan atas Eropa. Pernyataannya menjadi sorotan karena disampaikan secara terbuka oleh pemain yang masih menjadi bagian dari skuad utama Setan Merah.

Kritik tersebut turut menyeret nama Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, serta mendapat tanggapan dari mantan pemain Manchester United, Ashley Young, yang menilai para pemain harus ikut bertanggung jawab terhadap performa tim di lapangan.

Dalam klarifikasi terbarunya, Martínez mengakui bahwa dirinya merupakan pribadi yang memiliki semangat dan intensitas tinggi ketika bermain sepak bola. Namun, ia menyadari bahwa kekecewaan setelah mengalami kekalahan telah memengaruhi cara dirinya menyampaikan pendapat.

“Semua orang tahu bahwa saya adalah pribadi yang penuh semangat dan menjalani sepak bola dengan intensitas tinggi. Rasa frustrasi akibat kekalahan membuat saya mengungkapkan perasaan pada waktu dan tempat yang mungkin kurang tepat. Untuk itu, saya ingin meminta maaf,” ungkapnya.

Pentingnya Persatuan Tim

Martínez juga menekankan pentingnya menjaga persatuan seluruh elemen Manchester United, terutama ketika klub sedang menghadapi tekanan akibat hasil pertandingan. Menurutnya, Manchester United akan berada dalam kondisi terbaik apabila pemain, pelatih, dan jajaran manajemen memiliki tujuan yang sama.

“Klub kami berada dalam kondisi terbaik ketika kami semua bersatu. Saya menyadari bahwa kata-kata saya pada saat itu tidak membantu mewujudkan hal tersebut,” jelas Martínez.

Bek tim nasional Argentina tersebut turut menyampaikan dukungannya kepada seluruh pihak yang bekerja di Manchester United dan meyakini bahwa setiap individu di klub memiliki komitmen untuk mengembalikan tim ke jalur kesuksesan.

“Saya tahu bahwa setiap orang di Manchester United melakukan segala upaya untuk mencapai ambisi bersama, yaitu menghadirkan kesuksesan yang layak didapatkan klub ini dan para pendukungnya,” lanjutnya.

Menurut laporan Sky Sports, pertemuan Martínez dengan jajaran Manchester United turut dihadiri Direktur Teknik Jason Wilcox, CEO Omar Berrada, serta pelatih Michael Carrick setelah sesi latihan pada Kamis.

Manchester United dilaporkan telah menerima permintaan maaf Martínez dan menganggap persoalan tersebut selesai. Reuters melaporkan bahwa keputusan untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka murni berasal dari sang pemain sendiri, meskipun klub tidak mengungkapkan detail mengenai potensi sanksi disipliner.

Di sisi lain, Manchester United kini tengah bersiap menghadapi Leeds United di Elland Road pada Minggu, 18 Oktober 2026, untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris.

“Dengan situasi ini sekarang berada di belakang kami, kami sepenuhnya fokus untuk meraih kemenangan bersama,” pungkas Martínez.