— Maextro menyatakan akan menyempurnakan desain basis braket pedal rem serta menyediakan opsi peningkatan secara cuma-cuma bagi para pemilik kendaraan saat ini. Langkah ini diambil sebagai respons atas polemik keamanan yang muncul dari tayangan video pengujian mobil.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari Kamis, Maextro menegaskan bahwa belum pernah ada insiden patahnya basis braket pedal rem yang dialami oleh konsumen sejak proses pengiriman unit dimulai.

Pihak merek menyebutkan bahwa sistem pengereman mereka telah dikembangkan dan melalui proses validasi menyeluruh yang melampaui standar nasional maupun industri China. Kondisi yang ditampilkan dalam video tersebut dikategorikan sebagai “kondisi pengujian ekstrem yang tidak standar.”

Maextro mengeklaim ingin menghadirkan margin keamanan yang lebih luas bahkan dalam skenario tersebut, sehingga memutuskan untuk mengoptimalkan rancangan komponen terkait. Merek ini juga berjanji untuk melakukan peninjauan sistematis serta memperkuat validasi desain, parameter pengujian, dan manajemen kualitas produksi.

Respon tersebut datang menyusul kemunculan video dari platform informasi otomotif Dongchedi pada hari yang sama. Dalam video itu dilaporkan bahwa braket pedal rem mengalami patah pada ketiga unit Maextro V800 yang diuji melakukan pengereman darurat dari kecepatan 100 km/jam hingga berhenti total.

Berdasarkan rekaman tersebut, braket pada kendaraan pertama patah ketika percobaan pengereman ketiga, sementara kegagalan pada mobil kedua terjadi pada uji coba keempat. Kendaraan ketiga yang dibeli baru setelahnya juga mengalami masalah serupa pada percobaan kedua.

Para penguji menyampaikan bahwa rem kaki pada mobil-mobil tersebut tidak dapat difungsikan secara normal setelah braketnya patah, sehingga mereka terpaksa mengandalkan fungsi pengereman darurat melalui tombol Park untuk menghentikan kendaraan. Penjelasan mengenai kerusakan serta prosedur penghentian ini bersumber langsung dari pihak penguji.

Tayangan tersebut memicu perdebatan publik mengenai aspek keselamatan kendaraan serta metode pengujian yang digunakan. Sejumlah pengguna media sosial mendesak JAC agar melakukan investigasi, sementara sebagian lainnya mempertanyakan apakah uji pengereman berat yang dilakukan secara berulang dapat merepresentasikan kondisi berkendara sehari-hari.

Saham JAC yang tercatat di bursa dengan kode SSE: 600418 ditutup melemah 10,01 persen pada perdagangan hari Kamis dan menyentuh batas penurunan harian.

Maextro sendiri merupakan jenama kendaraan mewah hasil kolaborasi antara Huawei dan Anhui Jianghuai Automobile Group Corp (JAC), sekaligus merek dengan posisi tertinggi dalam lini HIMA atau Harmony Intelligent Mobility Alliance milik Huawei.

Model V800 diluncurkan pada 5 Agustus sebagai MPV atau kendaraan serbaguna unggulan. Kendaraan ini dipasarkan dengan rentang harga mulai dari 766.000 yuan (sekitar Rp5,15 miliar) hingga 1.016.000 yuan (sekitar Rp6,83 miliar), yang menyasar segmen transportasi bisnis premium untuk bersaing dengan Toyota Alphard serta Lexus LM.